Koran Warta Kota

Bingung Tiang Bambu Bendera Viral

Lurah Penjaringan, Depika Romadi, kaget masalah pemasangan puluhan bendera negara peserta Asian Games 2018 di wilayahnya menjadi kontroversi.

Bingung Tiang Bambu Bendera Viral
Warta Kota

Ketika pawai, bendera-bendera tersebut masih dipakai untuk mengiringi para pelari.

"Setelah itu kan mereka yang bawa-bawa bendera ini ada yang dibawa pulang, ada yang dikumpulkan. Nah mereka ini yang pasang bendera itu. Daripada terbuang percuma, mendingan dimanfaatkan," ujarnya.

Menurut Depika, warga sebelumnya sempat meminta izin kepadanya untuk memasang puluhan bendera tersebut.

Ia pun ketika itu tidak mempermasalahkan niat baik warga untuk memeriahkam Asian Games 2018 itu.

"Relay (pawai) itu selesai jam 1 siang. Setelah itu mereka bicara, boleh nggak pak kalau dipasang ini buat meramaikan (Asian Games). Saya sampaikan, selama itu tidak mengganggu kemeriahan, ya silakan," ujarnya.

Hanya saja Depika mengaku tidak mengetahui persis kapan tepatnya pemasangan bendera tersebut dilakukan warga.

"Memang pas malamnya, saya lihat sudah ada gitu. Tapi pada saat pastinya mereka masang itu jam berapa, saya kurang paham. Tapi waktu malam memang saya lihat sudah ada," ujarnya.

Instruksi gubernur

Setelah viral dan menjadi sasaran bully di media sosial, puluhan bendera itu dicopot oleh petugas Penanganan Prasaran dan Sarana Umum (PPSU), pada Selasa (17/7/2018) pukul 18.40 WIB.

Namun, hal itu pun mengundang komentar beberapa warga yang mengaku kecewa atas penurunan bendera negara peserta Asian Games tersebut.

Halaman
1234
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved