Ganjil Genap

Sistem Ganjil Genap Jelang Sejumlah Mobil Pejabat Dialihkan

Dari 270 kendaraan roda empat yang ditegur secara lisan diantaranya ada sejumlah mobil pejabat turut ditegur

Sistem Ganjil Genap Jelang Sejumlah Mobil Pejabat Dialihkan
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Dari 270 kendaraan roda empat yang ditegur secara lisan diantaranya ada sejumlah mobil pejabat turut ditegur. 

PIHAK dari Satlantas Wil Jakarta Barat, masih mensosialisasikan terkait uji coba perluasan sistem ganjil-genap di Jalan S Parman, Palmerah, Jakarta Barat, sampai ke wilayah Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (18/7/2018).

AKBP Ganet Sukoco, sebagai Kasatlantas Wil Jakarta Barat katakan dari 270 kendaraan roda empat yang dapatkan teguran secara lisan diantaranya ada sejumlah mobil pejabat turut ditegurnya.

Disebut Ganet, pihaknya tak pandang sebelah mata untuk lakukan uji coba tersebut.

Apabila ada yang melanggar, dirinya tetap memberikan teguran secara lisan dan mencatat plat nomor kendaraan pengendara tersebut.

Dari 270 kendaraan roda empat yang ditegur secara lisan diantaranya ada sejumlah mobil pejabat turut ditegur.
Dari 270 kendaraan roda empat yang ditegur secara lisan diantaranya ada sejumlah mobil pejabat turut ditegur. (Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan)

"Tadi ada tuh beberapa mobil pejabat. Didalam mobil itu ada beberapa orang ber-jas rapih dan mau ke arah Grogol. Tetapi, karena plat nomor ganjil kami alihkan saja ke Petamburan. Sebab ini (Uji coba) sebenarnya. Selain teguran, kami juga mencatat nomor platnya. Ini juga (sistem ganjil-genap), sebagai bentuk dukungan Asian Games 2018 mengurai kemacetan," terangnya, di Perempatan Jalan S Parman, Palmerah.

Dikatakan Ganet, di sistem uji coba perluasan ganjil-genap akan hingga 31 Juli 2018.

Setelah uji coba, pihaknya pun segera menindak tegas bagi pelanggar sistem ganjil genap tersebut di sepanjang Jalan S Parman.

"Untuk saat ini, tak ditilang. Tapi, teguran lisan. Namun, setelah uji coba ini berakhir di 31 Juli 2018 akan dilakukan penilangan. Masyarakat, harus mematuhi peraturan ini. Lantaran sistem ganjil-genap ini dipastikan dapat urai macet di Jalan S Parman ini hingga kawasan Tomang," ujarnya kembali.

Dari 270 kendaraan roda empat yang ditegur secara lisan diantaranya ada sejumlah mobil pejabat turut ditegur.
Dari 270 kendaraan roda empat yang ditegur secara lisan diantaranya ada sejumlah mobil pejabat turut ditegur. (Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan)
Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved