Kenapa Alasan Pejabat Dirotasi Tak Dibeberkan ke Publik? Ini Kata Sekda DKI

Pejabat yang diberhentikan akan menjadi staf, sedangkan yang usianya sudah di atas 59 tahun akan dipensiunkan.

Kenapa Alasan Pejabat Dirotasi Tak Dibeberkan ke Publik? Ini Kata Sekda DKI
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah 

SEKRETARIS Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah mengaku tidak ingin membeberkan alasan rotasi para pejabat yang sudah dilakukan Gubernur Anies Baswedan.

"Kenapa alasan itu kita tidak publikasi? Karena ini dalam rangka menjaga agar aib orang ini tidak tercecer di mana-mana," ujar Saefullah di Balai Kota, Rabu (18/7/2018).

Menurutnya, jika dibeberkan, bisa mengganggu kehidupan pribadi yang bersangkutan, bahkan keluarganya.

Baca: Sekda DKI: Pergantian Pejabat Ibarat Kehidupan Memasuki Kematian

"Nanti akan mengganggu yang bersangkutan, keluarga yang bersangkutan, anak yang bersangkutan. Makanya kita jaga," jelasnya.

Saefullah juga mengatakan gubernur sampai lembur dalam menyiapkan tim terbaik untuk memberikan layanan kepada masyarakat.

"Ada lembur gubernur, membuat tim menurut penilaiannya, agar lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Baca: Mantan Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi: Pak Anies Mencopot Saya Lewat Telepon Saja

Pejabat yang diberhentikan akan menjadi staf, sedangkan yang usianya sudah di atas 59 tahun akan dipensiunkan.

"Sekarang contohnya Wali Kota Jakbar usianya 59 sekian, pada saat dia masih menduduki jabatan eselon dua maka pensiunnya 60. Tetapi karena kebutuhan organisasi dia di-staf-kan. Karena saat ini posisinya staf, usia sudah lebih dari 58, maka memasuki masa pensiun. Demikian juga bagi yang lain," terang Saefullah.

"Ya staf dulu. (Jika belum mendapat posisi) Ya datang dong ke PKD, tanya. Kalau usianya sudah 58 lebih ya dipensiunkan. Kalau masih berpotensi nanti dilihat situasinya, penilaian gubernur," beber Saefullah. (*)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved