Asian Games 2018

Ini 5 Fakta Unik tentang Api Obor Asian Games 2018

Api abadi Asian Games 2018 bukan sembarang api. Api ini diambil dari sumber api abadi di India yang tidak boleh mati saat dibawa dengan pesawat.

Ini 5 Fakta Unik tentang Api Obor Asian Games 2018
Antara Foto/Ismar Patrizki
ARAK-arakan obor Asian Games 2018 di Lanud Adisutjipto, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (17/7/2018). Obor Asian Games 2018 yang diambil dari India tiba di Yogyakarta menggunakan pesawat boeing 737-500 TNI AU dengan kawalan lima pesawat tempur T-50i. 

Yogyakarta-Semarang (18 Juli)

Solo (19-20 Juli)

Blitar-Kepanjen-Malang (20 Juli)

Bromo-Probolinggo-Situbondo- Bondowoso (21 Juli)

Banyuwangi (22 Juli)

Gilimanuk-Kuta-Tanah Lot-Tampak Siring-Denpasar-GWK Bali (23-25 Juli)

Mataram (25 Juli)

Raja Ampat-Sorong (26-27 Juli)

Tanjung Bira-Makassar (28-29 Juli)

Banjarmasin (30 Juli) Aceh (31 Juli)

Danau Toba-Tobasa-Tapanuli Utara (31 Juli-1 Agustus)

Pekanbaru-Siak (1 Agustus)

Bukit Tinggi (2 Agustus)

Jambi (2 Agustus)

Palembang-Musi Banyuasin-Panukal Abab Lelatang Ilir-Prabumulih-Ogan Ilir-OKI (3-7 Agustus)

Tulang Bawang-Lampung (7-8 Agustus)

Serang (9-10 Agustus)

Purwakarta-Bandung-Garut (10-12 Agustus)

Cianjur-Bogor (13-14 Agustus)

Istana Bogor-Gelora Bung Karno Jakarta (15-18 Agustus)

Di Yogyakarta, obor akan dikirab keliling Yogyakarta, mulai Pagelaran Keraton hingga Tugu Yogyakarta pada Kamis (19/7/2018). Dari sini, obor akan dilepas menuju Solo. (Michael Hangga Wismabrata)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Fakta Unik Api Obor Asian Games 2018"

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved