Home »

News

» Jakarta

Ibunya Diduga Dihipnotis Pria Hingga Raib Rp 40 Juta, Nuril akan Lapor Polisi

Dia bersama keluarga dan ibunya yang menjadi korban akan segera melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.

Ibunya Diduga Dihipnotis Pria Hingga Raib Rp 40 Juta, Nuril akan Lapor Polisi
Totally Amazing
Ilustrasi korban hipnotis 

NURIL Farah Dhiyah (24), tak menyangka uang Rp 40 Juta raib lantaran sang ibu, Hannah (60), diduga dihipnotis oleh sesosok pria tak dikenal dan mengaku-ngaku asal Singapura, di kawasan RT 006/007, Kota Bumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Senin (16/7/2018) pagi.

Rencana, besok pada Kamis (19/7/2018), ia bersama keluarga dan ibunya yang menjadi korban akan segera melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.

"Nanti malam, kami sekeluarga mau diskusiin dulu mau laporan ke mana (Polda, Polsek atau Polres). Kenapa baru laporan, karena ibu saya (Hannah) ini masih syok kondisinya. Jadi, ada rencana memang besok aku serta keluarga itu bareng ibu saya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian," papar Nuril kepada Warta Kota kala dikonfirmasi via sambungan telepon pada Rabu (18/7/2018).

Awal kejadian, kasus yang menimpa sang ibu diketahui pertama kali oleh kakak kedua Nuril, Abdul Kholik (40). Abduk Kholik menceritakan ke Nuril, apabila hal miris kini menimpa ibunya saat itu.

Abdul Kholik mengatakan ke Nuril, jika curiga akan gelagat sang ibu.

Bahkan, sang ibu juga menceritakan ke Abdul Kholik apabila tengah senang mendapatkan 15 lembar uang Dollar Singapura dan ditukarkan dengan uang rupiah senilai Rp 40 Juta.

"Jadi, ibu mau ke rumah temannya pengajian dekat rumah. Saat jalan kaki, dihampiri mobil yang isinya tiga orang pria. Satu pria mengaku asal Singapura, satunya lagi mengaku seorang sopir Bank BRI yang sekaligus teman dari pria asal Singapura ini, dan satu pria lagi mengaku sebagai warga setempat," jelas Nuril yang tahu kronologis kejadian ini dari kakak kandungnya, Abdul Kholik.

Lalu, pria asal Singapura menanyakan alamat Ibu Masitoh dengan alasan ingin menyumbang satu koper uang untuk diberikan kaum dhuafa dan janda-janda. Tidak lama, sang ibu akhirnya diajak ke Bank BRI, untuk segera menukarkan yang satu koper.

"Jadi pria mengaku-ngaku asal Singapura itu mengatakan tak tahu kawasan rumah ibu saya dan tak tahu lokasi Bank BRI itu. Sehingga ibu saya mengantarkannya ke Bank BRI Cipulir itu. Di dalam mobil sata itu paha ibu saya ditepuk-tepuk pria itu sembari meminta ibu saya untuk ambil kartu kredit Bank. Sebab, pria ini sedang tawarkan sesuatu yang menguntungkan untuk ibu saya yang sekaligus bisa membantu janda-janda dan kaum dhuafa," ungkap Nuril.

Nuril mengatakan, jika ibunya dijanjikan kalau harga per-lembar uang dollar tersebut senilai Rp 10 Juta. Ibunya, kata Nuril, sanggupi serta menganggap 15 lembar Dollar Singapura telah membuat ibunya untung.

"Sesampainya di Bank, ibu saya saat itu kasih ke pria itu Rp 40 Juta dan menerima 15 lembar uang Dollar Singapura pecahan 500 dollar dari pria tersebut. Setelah itu, ibu saya diberikan Rp 300 ribu oleh pria itu untuk ongkos ibu pulang. Sesampainya di rumah, pengaruh hipnotis pun masih ada dan kemudian menceritakan jikalau ibu lagi senang karena bisa bantu janda, serta kaum dhuafa. Memperlihatkan uang dollarnya juga. Saat itu, ibu cerita ke kakak saya, Abdul Kholik. Saya tahu cerita kakak itu kala sayanya pulang bekerja," paparnya.

Setelah ibunya puas menceritakan apa yang didapatkan dan dianggap menguntungkan itu, Nuril mengaku sang kakak meminta sang ibu agar menjalankan ibadah shalat Dzuhur. Tidak lama kemudian, sang ibu bersama kakak Nuril menuju Bank BRI Cipulir, mengecek rekaman CCTV (Closed Circuit of Television).

"Setelah shalat Dzuhur, baru mulai sadar kalau ibu sudah dihipnotis. Baru deh ke Bank BRI itu untuk mengecek CCTV. Tega sekali. Tak hanya uang, ternyata cincin ibu saya 9 gram 24 karat, juga diambil komplotan itu. Namun, bersyukur ibu saya tidak kenapa-kenapa mas. Maka dari itu, malam ini kami sekeluarga mau didiskusiin dulu mau laporan ke polisi. Sebab, ibu saya itu rasa syoknya mulai mereda," jelasnya.

Perihal kasus ini, Nuril pun mengunggahnya ke akun instagramnya @nurielfarah.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help