Anies Terbitkan Memo Soal Bendera di Penjaringan, Ini Penjelasannya

Anies menginstruksikan Walikota Jakarta Utara, Syamsudin Lologau untuk kembali memasang seluruh bendera

KELUHAN warga yang kecewa atas penurunan bendera negara peserta Asian Games 2018 di Jalan Pluit Selatan Raya, Penjaringan, Jakarta Utara pada Senin (16/7/2018) mendapat perhatian khusus Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan.

Anies menginstruksikan agar seluruh bendera kembali dipasang dengan bangga, walau bahan yang dipakai berasal dari bahan bekas.

Keputusan tersebut tertuang dalam memo yang disampaikannya terkait aksi pencopotan bendera yang dilakukan oleh Petugas Pemeliharaan Sarana dan Prasarana (PPSU) Kelurahan Penjaringan pada Selawa (17/7/2018) malam.

Dalam memo, Anies menginstruksikan Walikota Jakarta Utara, Syamsudin Lologau untuk kembali memasang seluruh bendera yang senyatanya merupakan inisiatif warga.

Karena menurutnya, walau tiang yang dipasang berupa bambu bekas serta sederhananya bendera yang berkibar, tetapi menurutnya terdapat ketulusan warga untuk berpartisipasi dalam mensukseskan Asian Games 2018.

Dirinya pun mengajak masyarakat untuk berbangga atas apa yang dapat diberikan kepada negara, khususnya mensukseskan Asian Games 2018.

"Saya berharap, tiang bambu dan bendera sederhana inisiatif warga ini malah akan jadi inspirasi bagi warga kampung lainnya untuk mempercantik lingkungannya, menyambut tamu-tamu yang datang ke Jakarta yang ikut mereka rasakan sebagai rumah besar milik mereka," jelasnya.

"Lewat memo ini saya instruksikan untuk dipasang kembali. Harap pastikan keamanan dan kerapiannya. Terima kasih," tegasnya.

Kejadian itu pun ditanggapi netizen ramai, salah satunya Lasmana lewat akun @KUjank yang menyampaikan salut kepada warga penjaringan.

"Salute buat anak-anak Penjaringan, tetap tegar walaupun dibully haters lewat medsos yah. Kalian lebih cinta kota dengan caramu menyambut tamu dengan mengibarkan bendera. Bambu belah adalah semangat," tulisnya.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved