Ada 2400 Steel Box Girder yang Harus Dipasang di Tol Jakarta-Cikampek

Proses pemasangan steel box girder menggunakan metode launcher gantry sehingga memerlukan ruang kerja yang luas.

Ada 2400 Steel Box Girder yang Harus Dipasang di Tol Jakarta-Cikampek
Warta Kota/Muhammad Azzam
Saat terjadi sebagian penutupan lajur di Tol Jakarta-Cikampek KM 18, akibat pekerjaan konstruksi pemasangan steel box girder, pada Rabu (18/7/2018) dini hari. 

IWAN Dewantoro Pimpinan Proyek Jakarta - Cikampek Elevated II (tol Layang Jakarta Cikampek) mengatakan untuk konstruksi tol layang, ada sebanyak 2400 steel box girder yang harus dipasang.

Untuk titik pertama pemasangan yakni di KM 18 hingga KM 20.

"Kalau titik pertama ya target selesai 2 bulan. Kalau keseluruhan target pemasangan girder rampung hingga Desember 2018. Untuk schedule pemasangan tiap malam kami sedang minta ke kordinator untuk meminta jadwal pastinya," ujarnya kepada Wartakota, Rabu (18/7/2018).

Iwan mengatakan proses pemasangan steel box girder menggunakan metode launcher gantry sehingga memerlukan ruang kerja yang luas.

"Untuk itu kota koordinasi dengan Jasa Marga untuk selalu menyiapakan penutupan lajur ketika proses pemasangan dilakukan," ucapnya.

Ia juga menjelaskan penutupan tidak dilakukan secara melnyeluruh, hanya sekitar 200 meter saat pemasangan steel box girder saja.

"Jadi kita tidak tutup sepanjang KM yang bakal dipasang girder itu. Penutupan lajur hanya disetiap spot yang mau dipasang saja ya sekitar 200 meter saja. Saya tegaskan kami menutup sesuai spot spot di titik dimana kami akan memasukkan erection itu," kata Iwan. (m18)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved