Terobos Massa PDIP, Mobil Hary Tanoesoedibjo Picu Bentrok Antar Pendukung Parpol

Pendaftaran caleg ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat pada hari terakhir diwarnai oleh aksi keributan

Terobos Massa PDIP, Mobil Hary Tanoesoedibjo Picu Bentrok Antar Pendukung Parpol
Warta Kota/Hamdi Putra
Massa pendukung PDIP bernyanyi dan berjoged bersama di depan kantor KPU Pusat, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (17/7/2018) siang. 

PENDAFTARAN calon legislatif (caleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat pada hari terakhir diwarnai oleh aksi keributan antar massa pendukung partai politik dan petugas keamanan, Selasa (17/7/2018).

Pendaftaran caleg ke KPU telah dibuka sejak tanggal 4 Juli 2018 lalu. Namun, sebagian besar partai politik lebih memilih mendaftarkan calegnya pada hari terakhir.

Keributan terjadi karena mobil Ketua Umum Partai Perindo, Harry Tanoesoedibjo mencoba menerobos massa PDIP yang telah terlebih dahulu berkumpul di depan gerbang KPU, Menteng, Jakarta Pusat.

Hal itu spontan memancing kekesalan pendukung PDIP dan berteriak agar Harry Tanoesoedibjo turun dari mobilnya. Massa partai berlambang kepala banteng tersebut menilai tindakan Harry Tanoesoedibjo sangat arogan.

"Biasa aja dong, jangan arogan kayak gitu. Sama-sama mau daftar kok," ujar seorang pendukung PDIP.

Harry Tanoesoedibjo bersama istrinya kemudian turun dari mobil Range Rovers B 10 MNC untuk kemudian masuk ke dalam area kantor KPU dengan berjalan kaki.

Namun, aksi dorong-dorongan tidak terhindarkan. Massa pendukung kedua partai politik itu mencoba menerobos gerbang KPU yang dijaga petugas keamanan internal dan aparat kepolisian.

Padahal, yang diperbolehkan masuk hanyalah delegasi partai politik dan caleg yang akan mendaftar. Aksi dorong-dorongan tersebut juga membuat kader PDIP sekaligus anggota DPR RI Adian Napitupulu emosi.

Petugas keamanan internal dan aparat kepolisian lalu menengahi keributan yang terjadi dan membawa Adian Napitupulu ke dalam area kantor KPU.

Setelah keributan reda, massa pendukung kedua partai politik itu pun berdamai. Massa PDIP yang datang dengan 'mobil banteng' dan dipimpin langsung oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kemudian berjoged bersama dengan iringan musik yang meriah. Mereka mengibarkan bendera partai dan bendera merah putih dengan bersemangat.

Menariknya, di antara massa PDIP terdapat sekumpulan gadis-gadis cantik yang ikut bernyanyi dan berjoged.

Penampilan mereka pun menyita perhatian publik yang ada di sekitar lokasi. Bahkan, beberapa pengendara sepeda motor sengaja memberhentikan kendaraannya untuk menyaksikan penampilan dara muda yang menawan itu. (M15)

Penulis: Hamdi Putra
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved