Koran Warta Kota

Sang Ibu Nangis Kakinya Dibasuh Anaknya

Hari pertama masuk sekolah, Senin (16/7), sejumlah sekolah di Jakarta dipadati dengan kehadiran orangtua murid.

Sang Ibu Nangis Kakinya Dibasuh Anaknya
Warta Kota

Positif

Pantauan Warta Kota, kemarin, banyak orangtua murid yang berbaris di lorong depan kelas 1A dan 1B di sekolah yang pernah menjadi tempat belajar mantan Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama itu.

Mereka memperhatikan anak-anaknya yang menjalani pengalaman baru berada di lingkungan sekolah.

Menanggapi hal itu, Kepala SDN 01 Menteng, Edi Kusyanto menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang positif, baik bagi anak maupun orangtua murid.

"Kami turut senang dan berbangga karena orang tua murid hampir semua mengantarkan anak-anaknya. Semua hal diamati mulai dari baris-berbaris hingga anak-anak masuk sekolah. Semoga ini menimbulkan kepercayaan bagi para orang tua murid untuk menitipkan anak-anaknya kepada kami," katanya.

Ia menyatakan, saat MPLS, orangtua murid diperbolehkan mendampingi anak-anaknya di lorong depan kelas.

Lalu satu pekan kemudian, orangtua murid hanya diperbolehkan mengantar hingga di depan gerbang sekolah.

Komunikasi ortu-guru

Kemarin, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Wali Kota Jakarta Timur M Anwar meninjau kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kampung Melayu 01 Pagi Jakarta Timur.

"Jadi ini adalah hari pertama bagi sekolah sekolah negeri di DKI untuk memulai tahun ajaran baru," katanya di lokasi.

Anies menganjurkan agar orangtua sebagai pendidik utama mengantar anaknya di hari pertama masuk sekolah dan berinteraksi dengan guru.

"Dua pendidik ini harus bertemu, harus berinteraksi, sehingga semua potensi anak bisa dikembangkan dengan baik dan bila ada masalah bisa diselesaikan dengan cepat," katanya.

Anies berpesan bahwa komunikasi antara orangtua dan guru adalah kunci utama dalam menjalankan pendidikan.

Gizi sehat

Sementara itu Anies Baswedan berencana akan menyiapkan anggaran untuk program Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS).

"Mudah-mudahan kita bisa kembangkan di tahun depan. Kita siapkan anggarannya," ujar Anies di SDN Kampung Melayu 01 Jakarta Timur.

Pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2018-2019, program ini sudah berjalan di 48 sekolah Jakarta.

Melalui PMT-AS, Anies berharap anak-anak sekolah mendapat asupan gizi yang baik dan sehat, serta bisa menampung ilmu dengan optimal.

"Harapannya anak-anak di Jakarta asupan gizinya sehat, baik, secara kesehatan terbebas dari potensi penyakit dengan imunisasi. Mudah mudahan secara fisik kuat, sehat. Secara intelektual tumbuh berkembang, secara karakter bisa matang," ucapnya. Sehingga terlahir bibit-bibit unggul untuk menyongsong Jakarta yang lebih baik di masa depan. (jos/abs/m16)

Berita selengkapnya baca koran Warta Kota edisi Selasa, 17 Juli 2018

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved