Polisi Tangkap Lima Anggota Begal Motor Jagakarsa, Dua Pelaku Didor

Kepolisian Resort Metro Jakarta Selatan menangkap lima anggota kawanan begal motor yang kerap beroperasi di wilayah Jagakarsa

Polisi Tangkap Lima Anggota Begal Motor Jagakarsa, Dua Pelaku Didor
Warta Kota/Feryanto Hadi
Kepolisian Resort Metro Jakarta Selatan saat merilis penangkapan lima anggota kawanan begal motor yang kerap beroperasi di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (17/7). 

KEPOLISIAN Resort Metro Jakarta Selatan menangkap lima anggota kawanan begal motor yang kerap beroperasi di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Kelimanya masih berusia muda, bahkan satu di antaranya masih berusia di bawah 17 tahun.

Lima pelaku begal tersebut, berinisial IAF (20), RF (22), AS (20), JP (19), dan terakhir NF yang masih dibawa umur.

Kepolisian Resort Metro Jakarta Selatan saat merilis penangkapan lima anggota kawanan begal motor yang kerap beroperasi di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (17/7).
Kepolisian Resort Metro Jakarta Selatan saat merilis penangkapan lima anggota kawanan begal motor yang kerap beroperasi di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (17/7). (Warta Kota/Feryanto Hadi)

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar, menuturkan kelompok ini sebelumnya beraksi membegal seorang korbannya yang masih berusia 13 tahun, di Jagakarsa pada 3 Mei silam.

"Jadi mereka ini dalang pembegalan di Jagakarsa tempo hari. Saat itu kami langsung lakukan penyelidikan hingga pelaku mengarah ke seorang IAF," kata Indra Jafar saat mengekspose penangkapan di Mapolrestro Jakarta Selatan, Selasa (17/7).

Saat menangkapkan IAF, diketahui mereka bekerja secara berkelompok. Dari keterangan pelaku, polisi kemudian menciduk satu persatu para pelaku di lokasi persembunyiannya.

"Jadi pelaku berinisial IAF yang pertama kali berhasil diamankan, setelah dikembangkan kami berhasil mengamankan empat pelaku lainnya," kata Indra di Mapolrestro Jaksel, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (17/7/2018).

Dua dari lima pelaku, yakni IAF (20) dan JP (19) ditembak di bagian kaki.

Kanit Ranmor Satreskrim Polrestro Jakarta Selatan, AKP Egidio Fernando menambahkan, kedua pelaku ditembak lantaran mencoba melawan petugas ketika hendak ditangkap.

"Kedua pelaku mencoba melawan saat akan ditangkap sehingga kami lakukan tindakan terukur dengan menembak bagian kaki," ungkap AKP Egidio.

AKP Egidio menambahkan, ketika melancarkan aksinya kelima begal tersebut memiliki peran dan tugasnya masing-masing.

Peran dan tugas tersebut diantaranya adalah eksekutor, joki, dan penjual barang hasil curiannya.

"Mereka ini punya tugasnya masing-masing, ada yang jadi joki, eksekutor, sama yang jual barang hasil rampasannya," papar AKP Egidio.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved