Klien Hotman Paris Hutapea Sebut Omongan Dokter Hardi Susanto Bohong Semua

Perseteruan yang melibatkan klien Hotman Paris Hutapea bernama Selvy, RS Grha Kedoya Jakarta Barat, dan dokter Hardi Susanto, semakin memanas.

Klien Hotman Paris Hutapea Sebut Omongan Dokter Hardi Susanto Bohong Semua
ISTIMEWA
Dokter Hardi Susanto (kiri atas), Konferensi pers Hotman Paris dan kliennya, Selvy serta manajemen RS Grha Kedoya (kiri bawah), Hotman Paris dan Selvy (kanan). 

PERSETERUAN yang melibatkan klien Hotman Paris Hutapea bernama Selvy, RS Grha Kedoya Jakarta Barat, dan dokter Hardi Susanto, semakin memanas.

Setelah dokter Hardi Susanto membantah segala tuduhan yang dialamatkan padanya, Selvy kembali meradang.

Klien Hotman Paris tersebut mengatakan bahwa segala keterangan yang diungkapkan oleh dokter Hardi Susanto adalah bohong, karena tidak disertai bukti-bukti yang kuat.

"Biarin aja dia mau bela diri dia seperti apa, dan omongan dia bohong semua," ujar Selvy kepada Warta Kota melalui aplikasi pesan WhatsApp, Senin (16/7/2018) malam.

Baca: Anies Baswedan Punya 60 Hari Tuntaskan PR dari BPK

Menurut Selvy, ia hanya berusaha agar tidak ada lagi korban selanjutnya seperti yang dia alami, kehilangan masa depan, dan pupusnya harapan memiliki keturunan.

Selvy bahkan mengklaim memiliki sejumlah bukti dan saksi pendukung bahwa dokter Hardi Susanto telah dan sering melakukan pelanggaran.

"Kita pun ada rekaman video bahwa pihak RS Kedoya mengatakan, pelanggaran yang dilakukan Hardi Susanto sudah terlalu banyak sekali. Anggota majelis IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Jakarta pun benci sama dia," ungkap Selvy.

Sehubungan dengan pemberitaan mengenai dugaan malapraktik yang dilakukan oleh dokter Hardi Susanto terhadap pasien bernama Selvy pada April 2015 lalu, dokter yang bersangkutan mengajukan hak jawab.

Baca: Densus 88 Ciduk Dua Terduga Teroris di Depok, Bekerja Sebagai Pedagang Ayam dan Serabutan

Awalnya, seorang wanita muda inisial S mengadu kepada pengacara Kondang Hotman Paris Hutapea dan mengaku menjadi korban malapraktik.

Saat menjalani operasi penyakit kista, S kehilangan dua indung telur dan usus buntunya karena diduga dibuang tanpa izin oleh sang dokter.

Halaman
1234
Penulis:
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved