Tiga Perampok Ambruk Diterjang Peluru di Bekasi, Satu Tewas

Tiba-tiba AN membidik anggota polisi Bripda Yudhistira dengan pistolnya. Saat itulah Bripka Tomy Febyantoro menembak lebih dulu.

Tiga Perampok Ambruk Diterjang Peluru di Bekasi, Satu Tewas
Istimewa
GELAR kasus penembakan tiga perampok sepeda motor bersenjata api, oleh Wakil Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi AKBP Luthfie Sulistiawan dan jajarannya di Bekasi, Senin (16/7/2018). 

TIGA dari sembilan perampok sepeda motor bersenjata api di Kampung Jagawana, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi terkapar diberondong polisi, Minggu (15/7) dini hari.

Satu orang di antaranya tewas di tempat karena proyektil menembus dada kirinya, sedangkan dua pelaku lagi mengalami luka tembak di bagian betis kanan karena berusaha kabur.

Wakil Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi AKBP Luthfie Sulistiawan mengatakan, tersangka yang ditembak mati polisi berinisial AN (23), sedangkan pelaku yang ditembak kanannya berinisial ES (21) dan MF (29). Sementara enam tersangka lainnya berinisial AM (30), N (40), SN (28), A (48), JY (32) dan S (29) langsung pasrah saat diamankan petugas.

GELAR kasus penembakan tiga perampok sepeda motor bersenjata api, oleh Wakil Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi AKBP Luthfie Sulistiawan dan jajarannya di Bekasi, Senin (16/7/2018).
GELAR kasus penembakan tiga perampok sepeda motor bersenjata api, oleh Wakil Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi AKBP Luthfie Sulistiawan dan jajarannya di Bekasi, Senin (16/7/2018). (Istimewa)

"Polisi sengaja melumpuhkan tersangka AN, ES dan MF karena mereka melawan petugas, kalau tidak dilumpuhkan sangat mengancam nyawa petugas dan masyarakat," kata Luthfie di kantornya, Jalan Ki. Hajar Dewantara, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (16/7).

Menurut dia, AN ditembak dada kirinya karena berusaha melawan petugas. Saat diamankan, AN diminta polisi untuk menunjukkan lokasi persembunyian senjata api rakitan jenis revolver yang biasa digunakan untuk beraksi.

Saat mencari pistol di semak belukar di Kampung Jagawana, Bripka Tomy Febyantoro mencurigai gelagat AN yang hendak mengambil pistol miliknya. Benar saja, saat pistol telah dikuasainya AN tengah membidik anggota lain Bripda Yudhistira.

Dengan kesigapannya, Bripka Tomy Febyantoro berhasil meletuskan proyektilnya lebih dulu ke dada kiri AN. Melihat rekannya tertembak, tersangka ES dan MF rupanya memanfatkan peluang itu dengan berusaha melarikan diri.

Tembakan peringatan yang dilepas petugas diacuhkan tersangka. Hingga akhirnya petugas menembak ke bagian bawah dan peluru mendarat di betis kanan mereka berdua.

"Kami sudah tekankan kepada anggota agar menindak tegas pelaku kejahatan, mereka diperbolehkan menembak tersangka bila melakukan perlawanan," tegasnya.

3 Lokasi Berbeda

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved