Soal PKL Liar di Kota Tua, Kadis KUMKMP DKI Jakarta dan Kasatpol PP Jakarta Barat Jadi Saling Tuding

Dua pejabat Pemprov DKI saling tuding terkait keberadaan PKL liar yang membuat semrawut dan kumuh kawasan Kota Tua.

Soal PKL Liar di Kota Tua, Kadis KUMKMP DKI Jakarta dan Kasatpol PP Jakarta Barat Jadi Saling Tuding
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Petugas Satpol PP menertibkan pedagang kaki lima liar di kawasan Kota Tua. 

DUA pejabat tinggi di lingkungan Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta, yaitu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP), Tamo Sijabat, dan Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta, Irwandi, saling ngotot menuding satu sama lain tak becus menangani PKL di Kawasan Wisata Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat.

Mereka mengklaim pihaknya telah maksimal menjalankan peraturan dan tugas yang diperintahkan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno. 

Bahkan, satu sama lain juga sebut telah melakukan penataan dan penertiban PKL sesuai dengan aturan yang berlaku.

Namun, keberadaan PKL Kota Tua hingga saat ini masih tetap eksis dan sulit dihilangkan.

Kawasan Kota Tua bakal jadi lokasi wisata para atlet Asian Games 2018.

Kedua pejabat mengaku  sudah maksimal menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan Kota Tua dari para PKL liar.

"PKL-PKL itu mana ada yang masuk di bagian momentum Asian Games? Biar saja lah nanti Pak Rustam Effendi (Wali Kota Jakarta Barat), kedepannya bagaimana (penertiban PKL) kan. Sebab, saya dari dulu sudah teriak-teriak soal bagaimana ini penertibannya. Pihak Satpol PP, bersih enggak bersih (menertibkan)," paparnya Irwandi, Senin (16/7/2018).

Irwandi mengatakan, pihaknya tak berdaya menertibkan ratusan lebih PKL liar yang ada di Kawasan Kota Tua dengan alasan tak memiliki banyak pasukan.

Maka itu, Irwandi berharap tindakan lebih dari pihak Satpol PP Jakarta Barat yang sanggup menertibkan para PKL itu.

"Kalau disebut-sebut pedagang Lokasi Binaan (Lokbin) Cengkeh (Kota Intan) ini banyak yang keluar (pedagang resmi), karena marak PKL di pinggir jalan berjualan. Kan kami KUMKMP itu sudah berupaya menampung. Seharusnya, jika (pedagang Lokbin) ada di luar dengan PKL, itu Satpol PP dorong. Jangan lempar ke saya lagi" ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help