Pesan WA Memprovokasi 2000 Orang Mengeroyok Insinyur yang Kasih Cokelat ke Anak

Serangan brutal dipicu oleh pesan berantai WhatsApp, yang menyebutkan korban sebagai penculik anak-anak.

Pesan WA Memprovokasi 2000 Orang Mengeroyok Insinyur yang Kasih Cokelat ke Anak
Daily Mail
Tragedi pengeroyokan yang hanya dipicu pesan berantai WA yang membunuh seorang insinyur Google. 

SEORANG Insinyur Google dipukuli sampai mati oleh 2.000-orang dalam serangan terbaru, yang dipicu oleh pesan hoax WhatsApp (WA), yang menuduh korban adalah penculik anak di India.

Mohammad Azam diserang bersama dengan dua orang temannya oleh 2.000 orang.

Tragedi ini mengakibatkan Azam terbunuh, sementara teman-temannya, termasuk seorang Qatar, terluka parah.

Mereka dituduh sebagai penculik setelah mereka menawarkan anak-anak cokelat hanya berdasarkan pesan berantai di WA.

Berita ditulis oleh Julian Robinson AFP untuk Mail Online, yang dikutip Warta Kota, Senin (16/7/2018).

Seorang insinyur Google telah dipukuli sampai mati dalam sebuah serangan mematikan.

Serangan massa hanya dipicu oleh pesan berantai WhatsApp, yang menyebutkan korban sebagai penculik anak-anak di India.

Mohammad Azam diserang bersama dengan dua temannya oleh massa 2.000 orang di distrik Bidar negara bagian Karnataka selatan.

Polisi telah menangkap 32 orang karena pembunuhan terakhir dalam serangkaian tindakan keji hukuman massa, yang disebabkan oleh rumor penculikan anak yang tidak berdasar.

Teman-teman Azam, termasuk seorang warga negara Qatar terluka parah dalam serangan.

Halaman
1234
Penulis: Gede Moenanto Soekowati
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help