Mengapa Pak Harto Jadi Idola Partai Berkarya

Partai Berkarya menjadikan mendiang Presiden Soeharto sebagai idola. Inilah alasannya.

Mengapa Pak Harto Jadi Idola Partai Berkarya
istimewa
Priyo Budi Santoso, Sekjen Partai Berkarya 

SEKJEN Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso secara terbuka mengakui bahwa partainya menjadikan sosok Pak Harto sebagai ikon atau simbol.

Menurutnya, jika partai lain yang dipimpin oleh trah Soekarno menjadikan sosok Bung Karno sebagai ikon, maka sah-sah saja bila Partai Berkarya yang dipimpin oleh trah Soeharto mengikonkan sosok Pak Harto.

Sebab, pada kenyataannya Pak Harto adalah pemimpin yang dihormati oleh masyarakat Indonesia bahkan diakui dunia atas jasa-jasanya dalam pembangunan.

"Ijinkanlah Partai Berkarya menyampaikan secara terbuka kepada seluruh masyarakat, kami juga mengidolakan Bapak Pembangunan, Pak Harto sebagai ikon kami," ujar Priyo Budi Santoso di kantor DPP Partai Berkarya, Jakarta Selatan, Minggu (15/7/2018).

Partai Berkarya berpandangan beberapa ajaran Pak Harto bisa dijadikan sebagai solusi alternatif untuk mencari jalan keluar berbagai hiruk pikuk dan persoalan bangsa yang tak kunjung selesai. Hal inilah yang coba ditawarkan oleh Partai Berkarya kepada masyarakat Indonesia.

"Kami yakin beberapa ajaran Pak Harto mengenai trilogi pembangunan, mengenai delapan jalur pemerataan ekonomi dan menjaga stabilitas keamanan yang mantap itu perlu dijaga. Jika Pemerintah kita mau sedikit saja mengikuti kebaikan beberapa ajaran zaman Pak Harto, itu saya kira salah satu solusi," tutur Priyo Budi Santoso.

Walau demikian, pada zaman sekarang ini tidak cukup hanya dengan mengedepankan sisi romantisme, ketenangan dan kenyamanan era Pak Harto. Penyesuaian strategi perlu dilakukan untuk menarik simpati kaum milenial terutama generasi muda sebagai pemilih pemula yang jumlahnya cukup besar.

Pengalaman panjang para tokoh Partai Berkarya saat memimpin partai lain akan dimanfaatkan untuk membuat dan menawarkan program yang pro-rakyat kepada masyarakat.

"Strateginya bagaimana? Termasuk pada pencaleg-an nanti ada beberapa figur milenial yang kami ajukan di sini selain beberapa dari kami kalangan tokoh-tokoh populer, dari kalangan artis, kalangan tokoh masyarakat yang tadi saya sebut dan juga kalangan tokoh-tokoh politik dari partai lain yang sekarang hijrah ke Partai Berkarya dan lain-lain," kata Priyo Budi Santoso.

Penulis: Hamdi Putra
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved