Begini Pengerahan Pasukan Oranye pada Saat Asian Games

Setiap 200 meter rute non tol yang dilewati atlet akan dijaga oleh 2 (dua) personel Pasukan Orange

Begini Pengerahan Pasukan Oranye pada Saat Asian Games
ISTIMEWA
Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Isnawa Adji meninjau road sweeper baru di Kantor Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Cililitan, Jakarta Timur. 

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengerahkan petugas kebersihan di sepanjang rute yang dilalui para atlet dan ofisial se Asia pada saat Asian Games 2018. “Setiap 200 meter rute non tol yang dilewati atlet akan dijaga oleh 2 (dua) personel Pasukan Orange Dinas Lingkungan Hidup dan disiagakan street sweeper atau mobil sapu otomatis untuk menjaga kebersihannya,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Isnawa Adji.

Isnawa memaparkan, jalan protokol yang trategis juga menjadi perhatiannya, seperti Jalan Jenderal Sudirman, Jalan. M.H. Thamrin, Jalan. Gatot Subroto, Jalan S. Parman, Jalan. Gajahmada, Jalan. Hayam Wuruk, Jalan. R.E. Martadinata dan Jalan. Ahmad Yani.

Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPS), sungai, waduk, situ, dan saluran PHB yang berada di sekitar venue, wisma atlet serta jalur yang dilewati para atlet juga dijaga kebersihannya secara khusus.

“Kita berupaya maksimal mewujudkan arahan Pak Gubernur dan Pak Wagub untuk menjadikan Jakarta sebagai tuan rumah yang baik. Kotanya bersih rapi, warganya ramah. Mata dunia akan tertuju ke Indonesia karena kita menyelenggarakan pesta olahraga terbesar di Asia,” kata Isnawa.

Selain itu, pusat-pusat perbelanjaan, museum, objek wisata, serta objek lainnya yang menarik perhatian para atlet juga akan dijaga kebersihannya secara khusus.

Dinas Lingkungan Hidup juga mengerahkan relawan dari Pasukan Orange sebagai Environmental Crew sebanyak 1000 orang. “Mereka yang bertugas mengawasi dan mengingatkan pengunjung Asian Games untuk menjaga lingkungan dan kebersihan,” kata Isnawa.

Kolaborasi membangun gerakan bersama dengan berbagai komunitas dan elemen masyarakat juga dilakukan, diantaranya melalui gerakan pungut sampah yang melibatkan komunitas peduli lingkungan hidup, seperti Komunitas Bersih Nyok!, Waste for Change, Jakarta Osoji Club, Clean Up Jakarta Day, Formapel, Karang Taruna, Pramuka dan lainnya.

Less Waste Event

Isnawa juga ingin Asian Games 2018 menjadi even bebas sampah. "Kami akan kumpulkan para tenant dan UKM yang mendukung rangkaian even Asian Games untuk mendapatkan sosialisasi mengenai prinsip-prinsip Less Waste Event, terutama untuk mengurangi sampah kemasan makanan," katanya.

Isnawa melanjutkan, dia terinspirasi dari penyelenggaraan Olimpiade London beberapa tahun lalu. Mayoritas Warga London terlibat aktif menjadi relawan.

“Mereka terlibat dengan aksi tidak menggunakan plastik, menggunakan bahan bakar ramah lingkungan, menggunakan moda transportasi umum, melakukan penghematan energi, dan menanam pohon. Dari situ ternyata pemerintah dan warga kota dapat sangat kompak menjadikan kotanya layak dan menjadi idaman negara lain,” katanya.

Menurut Isnawa, kondisi tersebut bisa diterapkan di Jakarta, tetapi membutuhkan kerja keras dan komitmen dari semua pihak. Asian Games 2018 diharapkan menjadi momentum kebersamaan untuk menciptakan perubahan bagi Jakarta dengan keterlibatan warga kotanya.

“Kita telah membuktikan kesuksesan kolaborasi antara pemerintah dan warga Jakarta beberapa waktu lalu dengan menjadikan Jakarta pemenang global ajang We Love Cities 2018,” kata Isnawa.

“Kami kerahkan di venue dan wisma atlet armada kebersihan, diantaranya berupa bus toilet sebanyak 25 unit, bus toilet khusus penyandang disabilitas 2 unit, truk tanki air bersih dan kotor 10 unit, truk sampah compactor 16 unit, road sweeper 40 unit, gerobak motor 100 unit dan tong sampah Jerman 450 unit,” kata Isnawa.

Isnawa melanjutkan, pihaknya juga telah membangun TPS 3R di Gelora Bung Karno dan di Wisma Atlet Kemayoran tahun lalu. “Di sini, sampah dari Kawasan GBK dan Kemayoran dipilah dan sampah organiknya diolah menjadi kompos,” katanya.

Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help