Media Sosial

Banyak Akun Palsu, Twitter Hapus Akun Terblokir

Keputusan pemblokiran hingga penghapusan akun twitter tidak perlu dikhawatirkan para pengguna; termasuk fenomena hilangnya follower.

Banyak Akun Palsu, Twitter Hapus Akun Terblokir
print screen/twitter @TwitterIndonesia

"KAMI berkomitmen untuk membangun kepercayaan dan mendorong percakapan yang sehat di Twitter. Jumlah pengikut harus bermakna dan akurat. Oleh karena itu, kami akan menghapus akun terkunci dari jumlah pengikut," tulis admin Twitter Indonesia @TwitterID pada 11 Juli 2018.

Kicauan itu menghebohkan pengguna Twitter dari seluruh dunia, khususnya selebritas dan tokoh dunia yang memiliki puluhan juta pengikut atau follower.

Bagaimana tidak, jutaan follower hilang hanya dalam semalam.

Dikutip dari Blog twitter, keputusan pemblokiran hingga penghapusan akun tersebut tidak perlu dikhawatirkan para pengguna; termasuk fenomena hilangnya follower dalam beberapa pekan mendatang.

Sebab, langkah tersebut merupakan salah satu upaya untuk menghapus akun spam ataupun bot.

"Sebagai bagian dari upaya global dan berkelanjutan untuk membangun kepercayaan dan mendorong percakapan yang sehat di Twitter, setiap bagian dari layanan kami menjadi penting. Jumlah pengikut adalah fitur yang terlihat, dan kami ingin semua orang yakin bahwa angka-angkanya bermakna dan akurat," tulis Vijaya Gadde @vijaya, Legal, Policy and Trust & Safety Lead Twitter pada Kamis (12/7/2018).

Dalam paparannya, pihaknya telah melakukan penguncian sepanjang tahun 2018.

Penguncia akun dilakukan terhadapa akun yang terdeteksi mengalami perubahan mendadak.

"Saat hal ini terjadi, kami akan menghubungi pemilik akun. Sebelum mereka memvalidasi akun dan mengubah kata sandi mereka, akun tersebut akan tetap terkunci dan mereka tidak dapat melakukan login," jelasnya.

Namun, apabila pemilik tidak dapat dihubungi atau terverifikasi, akun tersebut akan secara permanen terblokir dan dihapus pihaknya.

"Minggu ini, kami akan menghapus akun-akun yang terkunci tersebut dari jumlah pengikut di seluruh profil secara global. Hal ini akan mengakibatkan berkurangnya jumlah pengikut yang ditampilkan di banyak profil pengguna," jelasnya.

Oleh karena itu, setiap pemilik akun akan mengalami penurunan follower dalam pekan ini.

Akan tetapi, jumlah pengikut dipastikannya dapat terus berubah secara lebih teratur, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam mengidentifikasi dan mengatasi akun bermasalah.

"Hal ini mungkin sulit diterima bagi sebagian orang, tetapi kami percaya akurasi dan transparansi menjadikan Twitter layanan yang lebih terpercaya untuk percakapan publik," jelasnya.

"Pantesan kemaren polower berkurang dari 11.400 an menjadi 11.200 an...Jadi yg 200 itu akun terkunci yah ?? Ayo Lurdz.... buruan buka gembok nya..... jangan sampe keburu disuspend," tulis @kangsemproel.

"ha ha ha dya kurang baca min...followersku dr 23.2 jadi turun ke 22.1 min ... berati mereka itu akun yg udah matek paham juga min. makaseh ya," tulis @4Y4NKZ.

"Hi. Kalau misalnya Anda kehilangan follower, bisa jadi itu karena ada di antara follower Anda yang akunnya dikunci (locked, bukan private) oleh Twitter. Bisa baca infonya lebih lanjut di sini," balas admin @TwitterID melampirkan tautan https://blog.twitter.com/official/in_id/topics/company/2018/Keyakinan-terhadap-jumlah-pengikut-Anda.html. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved