Sri Mulyani Berniat Kenakan Pajak untuk Robot

Menurutnya, negara sama seperti bagian tubuh yang membutuhkan tulang punggung sebagai penegaknya.

Sri Mulyani Berniat Kenakan Pajak untuk Robot
Warta Kota/Alex Suban
Menteri Keuangan Sri Mulyani di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (19/2/2018). 

MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta para pegawai Direktorat Jenderal Pajak dan institusi pajak terus berinovasi dan jeli dalam menyesuaikan perkembangan teknologi ekonomi.

Hal tersebut dikarenakan munculnya beberapa teknologi finansial dari berbagai perusahaan yang memunculkan tantangan baru untuk institusi pajak.

"Sepuluh, dua puluh tahun yang lalu kita tidak terpikir bahwa perlunya untuk mendesain pajak bagi robot-robot yang sekarang dikembangkan, (robot ini) yang akan dapat mudah menggantikan tenaga kerja manusia," ujar Sri Mulyani pada Apel Peringatan Hari Pajak di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Sabtu (14/7/2018).

Baca: Nama TGB Ikut Mengerucut Jadi Cawapres Jokowi

Sri Mulyani menjelaskan, saat ini terus muncul perdebatan mengenai cara terbaik bagi pemerintah untuk menetapkan pajak pada e-commerce, yang sebagian besar pelakunya adalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah.

"Jadi bagaimana kita bisa menumbuhkan perpajakan secara berkeadilan dan tetap mendukung ekonomi dan perbaikan sosial," kata Sri Mulyani.

Selain itu, ada juga persoalan dari on demand service seperti ojek online yang menjadikan masyarakat menengah ke bawah sebagai mitra kerjanya.

Baca: Organda Sebut Uji Coba Ok Otrip Asal Jalan

Dirinya mengatakan, pemungutan pajak kini menjadi kurang relevan dengan pesatnya perkembangan teknologi.

Sri Mulyani mengingatkan pentingnya pajak bagi keberlangsungan NKRI. Menurutnya, negara sama seperti bagian tubuh yang membutuhkan tulang punggung sebagai penegaknya.

"Apabila kita tidak menjaga tulang punggung NKRI, sama seperti manusia, dia akan rapuh, bongkok, dan lambat laun menciptakan kelumpuhan bagi kesatuan NKRI," paparnya. (Brian Priambudi)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help