Paguyuban Jawa Tengah, Merekatkan Para Perantau Wong Jowo

Paguyuban Jawa Tengah memayungi beragam paguyuban perantauan dari 35 Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah yang tersebar di Jabodetabek.

Paguyuban Jawa Tengah, Merekatkan Para Perantau Wong Jowo
Warta Kota/Ign Agung Nugroho
Paguyuban Jawa Tengah adalah organisasi kemasyarakatan yang memayungi beragam paguyuban perantauan dari 35 Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah yang tersebar di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). 

WARTA KOTA, PALMERAH---Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah (PJT), Sudarmanto Leles berharap momentum mudik Lebaran yang lalu dapat menjadi wahana untuk memupuk rasa persaudaraan sesama perantau bersama masyarakat di kampung asal.

"Tujuannya agar tetap terjalin ikatan tali persaudaraan untuk saling memberikan rasa sayang dan keakraban sesama kaum boro (masyarakat perantau) dan menjadi ajang silaturahmi dengan warga di kampung halaman," kata Leles kepada Warta Kota beberapa waktu lalu.

Baca: Budi Karya Sumadi Ajak Paguyuban Perantau Nusantara Memanfaatkan Program Mudik Gratis

Sekadar diketahui, Paguyuban Jawa Tengah adalah organisasi kemasyarakatan yang memayungi beragam paguyuban perantauan dari 35 Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah yang tersebar di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Untuk merealisasikan harapannya itu, sebagai Ketua Paguyuban Jawa Tengah, Sudarmanto melakukan rangkaian kunjungan kerja sekaligus menghadiri sejumlah kegiatan halalbihalal yang yang digelar para perantau yang tergabung dalam paguyuban bersama warga di kampung halaman.

Baca: Kepengurusan Paguyuban Demak Bintoro 2017-2022 telah Dikukuhkan di Jakarta

"Intinya seperti yang saya katakan untuk merekatkan para perantau Wong Jowo sekaligus silaturahmi dengan warga di kampung halaman mereka dan pejabat setempat," katanya.

Beberapa wilayah yang disambanginya di antaranya Klaten, Boyolali, hingga Wonogiri.

Dalam kunjungan ke Wonogiri, selain bersilaturahmi menghadiri halalbihal yang digagas Paguyuban Keluarga Manyaran Jakarta (PKMJ), Leles juga sempat melakukan kunjungan ke Rumah Kemasan Kreatif Wonogiri (RKKW).

Kunjungan tersebut sebagai bentuk kepedulian dan semangat dalam mengembangkan usaha kecil menengah (UKM) di Wonogiri.

Baca: Anggota Paguyuban Pedagang Ikan Muara Baru ke Menko Maritim Sore Ini

"UKM perlu di dorong untuk lebih produktif dan kemasan harus tampil menarik sehingga konsumen lebih tertarik untuk membeli," katanya.

Sudarmanto mengatakan, salah satu masalah terbesar UKM di Wonogiri dalah masalah kemasan, kebanyakan UKM masih fokus dengan produksi.

"UKM perlu di dorong untuk lebih produktif dan kemasan harus tampil menarik sehingga konsumen lebih tertarik untuk membeli," katanya.

Baca: Sjafrie Temui Paguyuban Warga Tegal, Kisah Kepemimpinannya Dipuji

Terkait hal itu, kata Leles, Paguyuban Jawa Tengah siap memfasilitasi produk produk UKM dari Wonogiri untuk dipromosikan ke pasar yang lebih luas.

Misalnya, di bawa ke pameran pameran baik nasional dan internasional.

"Saya berpesan walaupun UKM harus siap dengan kualitas dan kuantitasnya," katanya.

Penulis: Ign Agung Nugroho
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved