Orang yang Menjamin Bisa Masukkan Murid ke SMP Negeri Mengaku dari Disdikbud Tangerang Selatan

Mimi mengaku belum pernah bertemu D secara langsung, ia hanya berkomunikasi menggunakan telepon genggam selama berhubungan dengan D.

Orang yang Menjamin Bisa Masukkan Murid ke SMP Negeri Mengaku dari Disdikbud Tangerang Selatan
WARTA KOTA/ZAKI ARI SETIAWAN
Mimi menunjukkan bukti pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) Tangsel di SMP 11 Serpong, Sabtu (14/7/2018). 

PENERIMAAN Peserta Didik Baru (PPDB) di Tangerang Selatan, ternyata tidak lepas dari oknum yang menawarkan jalur alternatif untuk masuk ke SMP negeri favorit.

Tidak tanggung-tanggung, jalan pintas itu mengatasnamakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tangerang Selatan.

Hal itu diceritakan oleh Mimi, orangtua murid yang mengaku membayar Rp 5 juta demi menyekolahkan anaknya di SMP yang diidamkan.

Baca: Ibu Ini Bayar Rp 5 Juta ke Oknum, tapi Anaknya Tetap Tidak Masuk SMP Negeri yang Diidamkan

"Dia ngaku dari Dinas Pendidikan, katanya udah biasa masukin orang," kata Mimi di SMP 11 Serpong, Tangsel, Sabtu (14/7/2018).

Meski sampai sekarang nasib putranya belum jelas lantaran namanya tidak ada di sekolah tujuan, Mimi menyebutkan nama seseorang berinisial D, pegawai Disdikbud Tangsel, sebagai oknum yang meyakinkan dirinya.

"Pokoknya orang-orang tahu, dia D udah biasa bantu orang masuk sekolah negeri," jelas Mimi.

Baca: Naikkan Harga BBM Per 1 Juli 2018, Ini Penjelasan Kementerian Keuangan

Mimi mengaku belum pernah bertemu D secara langsung, ia hanya berkomunikasi menggunakan telepon genggam selama berhubungan dengan D. Saat berkomunikasi, D selalu menekankan dapat memasukan putra Mimi.

"Pasti masuk anaknya, bu," kata Mimi menirukan D.

Saat setuju di angka Rp 5 juta, Mimi melakukan pembayaran dengan bertemu orang suruhan D di SMP 11 Tangsel, 8 Juli lalu.

Baca: Anies Baswedan Punya 60 Hari Tuntaskan PR dari BPK

Ia pun kini harap-harap cemas, sebab nama anaknya belum terdaftar di sekolah tersebut. Nomor handphone D juga tidak dapat dihubungi sejak kemarin sore.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel Taryono belum dapat dihubungi dan dimintai keterangan terkait oknum yang mengatasnamakan dinasnya. (*)

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help