Piala Dunia 2018

Kroasia Siap Balas Dendam Kekalahan di Tahun 1998

Kerja keras membuahkan hasil yang sepadan. Kroasia menembus final kali pertama. Final 2018 penuh aroma 1998.

Kroasia Siap Balas Dendam Kekalahan di Tahun 1998
Ist
Timnas Kroasia 

Setelah itu, tiga kali harus melewati perpanjangan waktu termasuk di semifinal melawan Inggris.

Bahkan nyaris tersingkir dalam drama adu penalti melawan Rusia di 16 besar.

Kerja keras membuahkan hasil yang sepadan. Kroasia menembus final kali pertama. Final 2018 penuh aroma 1998.

Kroasia yang berpenduduk kurang dari separuh penghuni Jakarta ini ingin balas dendam atas kekalahan di semifinal 1998.

Apalagi pemain kunci Les Bleus saat itu masih nongol saat ini, bertiwikrama menjadi pelatih Paul Pogba dkk.

Ya, Didier Deschamps kini memimpin skuad Les Bleus setelah 20 tahun lalu mengalahkan Davor Suker dkk 2-1. Les Bleus lalu juara untuk kali pertama.

Bagi Kroasia, perputaran siklus 20 tahun kali ini melebihi harapan, dari posisi semifinal ke final, dengan lawan yang sama: Prancis.

Tapi kali ini Kroasia punya Modric yang menjadi jenderal lapangan tengah.

Modric digadang-gadang bisa meraih Ballon d'Or yang selama ini dikuasai Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Kedua bintang itu angkat kopor jauh-jauh hari.

Ini Piala Dunia terakhir bagi Modric. Juga kesempatan terakhir untuk menebus kegusaran masyarakat Kroasia yang jengkel karena para pemainnya hengkang keluar negeri. Modric salah satu biangnya.

Halaman
123
Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved