Piala Dunia 2018

Ivan Rakitic Rela Pensiun demi Kroasia Juara Piala Dunia

Rakitic pun berharap Kroasia mencatat sejarah dengan menjadi juara dunia untuk kali pertama.

Ivan Rakitic Rela Pensiun demi Kroasia Juara Piala Dunia
Kompas.com
Ivan Rakitic. 

IVAN Rakitic siap mempertaruhkan segalanya untuk mengalahkan Prancis di final Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki Moskwa Rusia, Minggu (15/7/2018).

Rakitic bahkan rela pensiun dini jika itu menjadi syarat agar Kroasia menjadi juara dunia.

Gelandang Barcelona tersebut menjadi instrumen penting sepanjang perjalanan Kroasia hingga ke partai final.

Pemain berusia 30 tahun itu mengaku sangat bangga bisa membawa timnya ke partai puncak.

Rakitic pun berharap Kroasia mencatat sejarah dengan menjadi juara dunia untuk kali pertama.

"Begitu peluit berbunyi untuk terakhir kali, dan kami menang atas Prancis, saat itu juga saya bersedia meninggalkan sepak bola jika itu memang harga yang harus dibayar. Ini kesempatan langka, dan mungkin tidak akan pernah terjadi lagi," kata Rakitic.

"Anda hanya perlu menyaksikan rekaman untuk melihat apa yang terjadi pada tim ini dalam sebulan terakhir. Kegembiraan selalu meliputi tim ini, ada kebersamaan, kekompakan, dan kebanggaan. Yang perlu Anda tahu, ini bukan cuma kebanggaan 23 pemain, dan staf pelatih, tapi juga kebanggan 4,5 juta rakyat Kroasia. Jika Ada stadion yang mampu menampung 4,5 juta orang, saya yakin stadion itu akan penuh," tutur Perisic.

Baca: Kroasia Siap Balas Dendam Kekalahan di Tahun 1998

Kroasia lolos ke final setelah mempermalukan Inggris 2-1 di semifinal.

Sempat tertinggal oleh gol Kieran Trippier di menit kelima, tim asal kawasan Balkan ini membalas melalui gol Perisic dan Mario Mandzukic.

Musim ini Perisic memainkan 70 laga untuk klub dan Kroasia, termasuk laga saat mengalahkan Inggris.

Banyak yang menyebut duel antara Kroasia versis Prancis adalah partai ulangan semifinal PIala Dunia 1998 di Prancis.

Ketika itu Kroasia kalah 2-1 dari Prancis yang dipimpin Didier Deschamps, Pelatih Prancis Timnas Prancis saat ini.

Meski tidak menjadi favorit juara, Perisic yakin timnya akan mendapat dukungan masif. Apalagi laga digelar di tempat netral.

"Saya yakin ada ratusan juta orang yang mendukung perjuangan kami. Saya mendapat pesan dukungan dari Argentina, Spanyol, Jerman, dari ujung dunia. Mereka mengatakan, sulit untuk membayangkan bagaimana rasanya mencetak gol dan membawa timnas memetik kemenangan. Artinya, kami bisa menyentuh hati siapa pun di seluruh dunia," imbuhnya.

Berita Ini Juga Dimuat di KORAN SUPER BALL, Minggu (15/7/2018)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved