Asian Games 2018

Gerbong LRT Jakarta yang Dipakai untuk Asian Games 2018 Nyaris Tanpa Getaran dan Kedap Suara

Delapan train set atau 16 gerbong Light Rail Transit (LRT) Jakarta sudah tiba dari Hyundai Rotem, Korea Selatan.

Gerbong LRT Jakarta yang Dipakai untuk Asian Games 2018 Nyaris Tanpa Getaran dan Kedap Suara
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Pengiriman gerbong LRT Jakarta di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (15/7/2018) dini hari. 

SEBANYAK delapan train set atau 16 gerbong Light Rail Transit (LRT) Jakarta sudah tiba dari Hyundai Rotem, Korea Selatan.

Namun, hanya empat unit train set atau delapan gerbong LRT Jakarta yang dipakai saat Asian Games 2018.

Ada pun delapan gerbong LRT Jakarta yang terakhir telah tiba pada Sabtu (14/7/2918) kemarin, di mana empat di antaranya sudah diangkut ke jalur simpan di depan Mal Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (15/7/2018) dini hari.

Baca: Isu Anies Baswedan Maju Pilpres 2019, Nasdem: Pengin Sandi Cepet-cepet Jadi Gubernur?

“Jadi dari total 16 kereta yang sudah tiba, yang digunakan untuk Asian Games hanya delapan unit. Sedangkan sisanya digunakan sebagai cadangan, dan rencananya baru digunakan setelah Asian Games,” ujar Direktur Proyek LRT Jakarta Allan Tandiono, Minggu (15/7/2018).

Allan mengatakan, delapan unit kereta LRT Jakarta yang baru datang kemarin merupakan kereta cadangan, yang rencananya baru digunakan setelah perhelatan Asian Games 2018.

Menurut Allan, pembangunan LRT Jakarta koridor I fase I (Kelapa Gading–Velodrome) sudah mencapai 77 persen, dan ditargetkan rampung sebelum Agustus 2018 saat pelaksanaan Asian Games 2018.

Baca: PKS akan Terima Anies Baswedan Diduetkan dengan Prabowo Subianto, Asalkan Penuhi Syarat Ini

“Total ada enam stasiun layang di sepanjang 5,8 kilometer fase pertama. Sementara untuk fase kedua Velodrome-Tanah Abang sepanjang 11,25 kilometer bisa dimulai tahun ini juga,” jelasnya.

Project Manager Sarana LRT Jakarta Aditya Kesumanegara mengatakan, gerbong LRT Jakarta yang berkapasitas 135 orang memiliki getaran nyaris tidak terasa dan kedap suara. Selain itu, unit yang dipesan memiliki kelebihan, yakni articulated bogie.

“Teknologi ini memungkinkan kereta dapat melaju dengan aman dan luwes, mengikuti kontur jalur trek pada tikungan tajam. Teknologi ini baru pertama kali diterapkan di Indonesia pada proyek LRT Jakarta ini,” ungkap Aditya. (*)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help