PPDB 2018

Jangan Lupa, Hari Ini Terakhir Daftar Ulang PPDB Online Kota Bekasi

Ada 42 bangku kosong, dan itu akan tetap dibiarkan kosong, hal itu dikarenakan proses seleksi PPDB online.

Jangan Lupa, Hari Ini Terakhir Daftar Ulang PPDB Online Kota Bekasi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Sejumlah orangtua mendaftarkan sekolah anaknya dalam PPDB di Bekasi. 

WARTA KOTA, BEKASI---Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, Ali Fauzie, mengingatkan hari ini hari terakhir daftar ulang tahap kedua yang hanya khusus jalur zonasi.

"Besok terakhir daftar ulang atau lapor diri ke sekolah yang dituju. Karena Senin (16/7/2018) sudah mulai masuk sekolah tahun ajaran baru 2018/2019," kata Ali saat dihubungi Jumat (13/7/2018).

Baca: PPDB SMP Negeri Kota Tangerang Masih Tersedia 707 Bangku Kosong

Ali mengatakan, hingga mendekati hari terakhi usai daftar ulang penerimaan peserta didik baru (PPDB) online SMP Negeri Kota Bekasi tahap kedua pada 10-12 Juli 2018 masih tersisa 42 bangku kosong.

"Ada 42 bangku kosong, itu yang tidak daftar ulang pada tahap pertama. Dan ditahap kedua kurang minatnya, kemungkinan karena jarak sekolahnya jauh," kata Ali.

Ali mengatakan, 42 bangku kosong itu terdapat di dua sekolah yakni, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 47 Pondok Gede dan SMP Negeri 43 Jatisampurna Kota Bekasi.

Baca: Masih Ada 7119 Bangku Kosong untuk SD di DKI Jakarta

Dan bangku kosong itu akan tetap dibiarkan kosong, hal itu dikarenakan proses seleksi PPDB online sudah berakhir.

"Tahap pertama sudah dibuka, masih ada yang kosong lalu kami buka tahap kedua. Nah ini masih ada yang kosong, akan kami biarkan kosong. Soalnya pada 16 juli 2018, kegiatan belajar mengajar sudah kembali dimulai. Dan tidak boleh dan tidak bisa macam-macam, karena data semua tercatat di online," kata Ali.

Ali mengatakan, faktor utama masih terdapatnya bangku kosong dikarenakan jarak tempuh sekolah yang dianggap jauh.

Baca: PPDB Online Kota Bekasi Sisakan Ribuan Bangku Kosong

"Padahal peminat siswa yang mau masuk sekolah negeri cukup tinggi. Tapi ini masih ada yang kosong, padahal pendaftaran secara terbuka, sudah bisa dilihat semua mana yang masih menampung mana yang tidak," katanya.

"Kemungkinan kurang peminat atauada beberapa yang daftar tapi akhirnya tidak melakukan daftar ulang karena jauh. Kan banyak orang yang enggak tau sekolahnya di mana. Begitu tahu sekolahnya jauh akhirnya mundur," kata Ali.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved