Arkeologi

Arkeolog Cari Jejak Kerajaan Ngurawan di Dusun Ngrawan Madiun

"Ekskavasi kali ini melanjutkan kegiatan yang sama pada tahun 2016. Pasalnya, penggalian untuk mencari bukti sejarah ini masih panjang."

Arkeolog Cari Jejak Kerajaan Ngurawan di Dusun Ngrawan Madiun
Kompas.com/Muhlis Al Alawi
Tenaga kerja lokal sedang membantu tenaga ahli dalam ekskavasi arkeologi di Situs Ngurawan, Desa Dolopo, Madiun, Jawa Timur. 

Tim Balai Arkeologi DI Yogyakarta kembali menggelar penelitian di situs Ngurawan di Dusun Ngrawan, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Ekskavasi itu untuk mencari bukti bahwa di Dusun Ngrawan diduga sebagai Kerajaan Ngurawan atau Gelang-Gelang.

Ketua Tim Penelitian Ngurawan Balai Arkeologi Yogyakarta, Rita Istari, mengatakan, untuk menggali situs itu, tim penggalian terdiri atas sepuluh orang ahli dan dibantu enam warga setempat.

Mereka menggelar ekskavasi mulai 12-25 Juli 2018.

Baca: Djarot Baru Tahu Ahmad Dhani Paham Arkeologi dan Kemuseuman

Menurut Rita, ekskavasi yang dilakukan Balai Arkeologi di situs Ngurawan, saat ini, memasuki tahap kedua.

Pasalnya, tim ekskavasi pernah melakukan penggalian sebelumnya di Dusun Ngrawan pada September 2016.

"Ekskavasi kali ini melanjutkan kegiatan yang sama pada tahun 2016. Pasalnya, penggalian untuk mencari bukti sejarah ini masih panjang," kata Rita.

Untuk lokasi ekskavasi tahap kedua berada di sekitar pekarangan rumah milik warga di Dusun Ngrawan. Pemilik pekarangan bernama Gatot.

Baca: 5 Temuan Top Arkeologi Indonesia 2012

Ada empat titik lokasi yang akan digali. Diduga, empat titik tersebut sebagai lokasi bersejarah saat masa kerajaan Ngurawan masih berdiri.

Rita menuturkan, pada ekskavasi kali ini, tim mendatangkan ahli sejarah dan ahli bahasa yang bisa membaca prasasti dan tulisan kuno di situs tersebut.

Alasannya, situs Ngurawan memiliki banyak artefak yang terdapat tulisan kuno.

Penelitian ditargetkan akan berakhir pada Oktober 2018. Rencananya, hasil penelitian Ngurawan ini akan dibuat dalam bentuk buku.

Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved