Uang Hasil Merampok Minimarket Dipakai untuk Foya-Foya di Kelab Malam dan Pesta Narkoba

Ketika minimarket sepi, ketiganya akan masuk membawa samurai dan sepucuk senjata air softgun, dan langsung menuju bagian brankas.

Uang Hasil Merampok Minimarket Dipakai untuk Foya-Foya di Kelab Malam dan Pesta Narkoba
WARTA KOTA/ZAKI ARI SETIAWAN
Polres Tangsel ringkus perampok spesialis minimarket yang biasa beredar di Jabodetabek, di Semarang, Jawa Tengah. 

TIGA perampok spesialis minimarket di Jabodetabek, mengaku menggunakan uang hasil kejahatan berfoya-foya ke kelab malam dan pesta narkoba.

"Uangnya mereka gunakan untuk senang-senang di kelab malam dan pesta narkoba. Mereka telah meraih untung ratusan juta rupiah dari aksinya," ungkap Kapolsek Serpong Kompol Dedi Kurniawan, Kamis (12/7/2018).

Pelaku bernama Rifki (21), Mulfi (20), dan Izal (21) dikenal sebagai sindikat perampok spesialis minimarket, karena sudah belasan kali menggasak brankas minimarket saat keadaan sepi.

Baca: Polisi Tangsel Kejar Perampok Spesialis Minimarket Sampai Semarang, Ternyata Mantan Karyawan

Ketika minimarket sepi, ketiganya akan masuk membawa samurai dan sepucuk senjata air softgun, dan langsung menuju bagian brankas.

Ketiga pelaku diringkus aparat Polsek Serpong berdasarkan laporan salah satu minimarket di Rawa Buntu pada 22 Juni silam. Saat itu, pelaku menyapu bersih isi brankas senilai Rp 29 juta.

Di tanggal yang sama, ketiganya juga beraksi di minimarket bilangan Pamulang dan menggondol uang tunai Rp 35 juta.

Baca: Indung Telur Dibuang Tanpa Izin, Ini Penderitaan yang Dialami Klien Hotman Paris Hutapea

"Hasil kejahatan itu dibagi tiga oleh para pelaku," terang Dedi.

Ketiga pelaku ditangkap terpisah, Izal diamankan petugas di Gunung Sindur, Bogor. Sedangkan dua rekannya, Rifki dan Mulfi, diringkus di Semarang Jawa Tengah.

Rifki dan Mulfi harus menerima timah panas bersarang di kakinya, karena melawan petugas saat akan diamankan. Akibat perbuatannya merampok dan melakukan kekerasan, ketiganya dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana di atas lima tahun penjara. (*)

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help