Tarif Progresif Parkir di Kawasan Kali Besar Kota Tua, Pengunjung : Mahal Banget !

Salah seorang pengunjung lainnya, Ucup (40), mengaku kaget ketika mengetahui terkait tarif parkir progresif di Kawasan Kali Besar, sangat mahal.

Tarif Progresif Parkir di Kawasan Kali Besar Kota Tua, Pengunjung : Mahal Banget !
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Petugas dari Unit Pengelola (UP) Perparkiran Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, kali ini sedang mengujicoba 13 unit mesin parkir meter, di Kawasan Kota Tua. 

Pihak Unit Pengelola (UP) Perparkiran Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, kali ini sedang mengujicobakan 13 unit mesin parkir meter, di Kawasan Kota Tua.

Mesin parkir meter itu salah satunya terdapat di Kali Besar, Tamansari, Jakarta Barat, pada Jumat (13/7/2018).

Namun, pengunjung di kawasan bersejarah ini kebanyakan merasa keberatan, lantaran untuk biaya parkir meter di area itu dikenakan berupa tarif progresif.

"Kalau saya jujur, saya mending cari parkir lain deh. Tarif progresif parkir kendaraan di sekitar Kawasan Kali Besar Kota Tua itu mahal banget Pak! Mobil Rp 5000 per-jam, motor Rp 2000 per-jam. Sementara, kalau parkirnya lokasi itu engga ada mesin parkir meternya, seharian Rp 5.000 motor, Rp 10.000 mobil pak. Mending parkir yang enggak ada parkir meternya," ucap Tarno (31), pengunjung Kawasan Kota Tua.

Salah seorang pengunjung lainnya, Ucup (40), mengaku kaget ketika mengetahui terkait tarif parkir progresif di Kawasan Kali Besar, sangat mahal.

Dia juga mengaku jauh lebih baik untuk parkir di lain tempat.

"Wah, itu mah sama saja mencekik dompet si pengunjung pak. Padahal, kami pengunjung ini berharap, parkir di Kawasan Kota Tua itu gratis dan bebas pungli dan parkir liar. Eh, tarif begini lebih murah parkir liar dong jatuhnya ya," papar Ucup.

Sementara itu, Humas UP Perparkiran Jakarta, Ivan Valentino membenarkan bila tarif parkir di Kawasan Kota Tua, dinilai mahal.

Untuk mobil, per-jam Rp 5000, sementara motor Rp 2000.

"Mobil sejam berikutnya Rp 5000, motor juga begitu sejam berikutnya Rp 2000. Jika mahal, dan mau yang murah ke lahan parkir di Lokasi Binaan (Lokbin) Cengkeh (Taman Kota Intan) saja. Di sana murah tuh. Engga ada mengenai tarif progresifnya. Itu kan biar Lokbin Cengkeh ramai juga," ujar Ivan di Kawasan Kali Besar di Kota Tua.

Hari ini, 13 unit mesin parkir meter belum yang secara resmi dioperasionalkan. Sebab, saat ini masih dalam tahap uji coba.

"Kami masih uji coba dan belum peresmian ya. Dioperasionalkan, tapi sifatnya uji coba. Pasca uji coba, pastinya dievaluasi terus. Tetapi akan ada waktunya untuk diresmikan oleh Gubernur serta Wakil Gubernur DKI Jakarta," ungkapnya. (BAS).

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved