Home »

Seleb

Artis Terjerat Narkoba

Roro Fitria Menyesal Beli Sabu Lewat Ojek Online Pakai Nama Ibunya

Roro menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Cilandak, Kamis (12/7/2018).

Roro Fitria Menyesal Beli Sabu Lewat Ojek Online Pakai Nama Ibunya
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Roro Fitria kembali menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (5/7/2018). 

AKTRIS Roro Fitria kembali menjalani persidangan atas kasus dugaan kepemilikan narkotika yang menjeratnya.

Roro menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Cilandak, Kamis (12/7/2018).

Dalam kronologi penangkpan, Roro mengaku memesan sabu-sabu menggunakan ojek online. Saat memesan ojek online, Roro menggunakan nama ibunya, karena takut nomornya disebarluaskan, mengingat ia adalah figur publik.

Baca: Polisi Temukan Proyektil di Kepala Sopir Truk yang Tewas Saat Melintas di Tol JORR

Hal itu ternyata menjadi bumerang bagi Roro. Sebab, setelah memesan sabu-sabu menggunakan ojek online atas nama ibunya, Roro ditangkap oleh pihak kepolisian pada 14 Februari 2018 lalu.

Usai menjalani sidang, Roro mengaku bersalah kepada ibunya. Ia merasa melakukan kesalahan besar dalam hidupnya, karena sudah mengatasnamakan ibunya untuk memesan narkoba.

"Pastinya saya menyesal sekali, karena saya menggunakan nama mama saya (untuk pesan narkoba)," kata Roro Fitria.

Baca: Tak Ada IMB, Bangunan di Dua Hotel di Mangga Besar Dibongkar Paksa Petugas

Oleh karena itu, Roro meminta maaf kepada sang ibunda. Akibat perbuatannya itu, Roro harus menjalani kehidupan di balik jeruji besi.

"Permintaan maafnya maksudnya buat mama. Karena saya juga enggak nyangka dari yang coba-coba jadi seperti ini," ucapnya.

Roro mengaku kapok. Selama di penjara, Roro mengakui kehidupannya tidak bergelimang harta dan fasilitas, beda seperti dirinya sebelum ditangkap.

Baca: Menuduh Korban Remas Buah Dada Temannya, Pengemudi Ojek Online Rampok Pemotor

"Dan memang saya sudah merasakan bagaimana susahnya hidup serba terbatas di dalam rutan," ujar Roro Fitria.

Kemarin, sidang dengan terdakwa Roro Fitria ditunda, karena saksi dari JPU, yaitu anggota kepolisian, tidak bisa hadir karena sedang berada di Merak, Banten, untuk melaksanakan tugas. (*)

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help