Plakat Kantor Polisi Bersama Beredar Viral, Kapolres Ketapang Dicopot

Iqbal mengatakan, apa yang dilakukan Sunario tidak sesuai mekanisme. Kerja sama antar-kepolisian negara, ucap Iqbal, harus melalui Mabes Polri.

Plakat Kantor Polisi Bersama Beredar Viral, Kapolres Ketapang Dicopot
ISTIMEWA
Plakat Kantor Polisi Bersama antara Polres Ketapang dengan Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok Provinsi Jiangzu Resor Suzhou', beredar viral di media sosial. 

KAPOLRES Ketapang AKBP Sunario dicopot dari jabatannya.

Hal itu terjadi setelah foto plakat bertuliskan 'Kantor Polisi Bersama antara Polres Ketapang dengan Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok Provinsi Jiangzu Resor Suzhou', beredar viral di media sosial.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Mohamad Iqbal menerangkan, Sunario dibebastugaskan dari jabatannya sebagai Kapolres Ketapang.

Baca: Isu Anies Baswedan Maju Pilpres 2019, Nasdem: Pengin Sandi Cepet-cepet Jadi Gubernur?

"Hari ini juga Kapolres (Ketapang) dipindahkan sebagai Pamen di Polda Kalbar," ujar Iqbal saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (13/7/2018).

Iqbal mengatakan, apa yang dilakukan Sunario tidak sesuai mekanisme. Kerja sama antar-kepolisian negara, ucap Iqbal, harus melalui Mabes Polri.

"Kerja sama dengan negara lain atau polisi negara lain, itu kewenangannya ada di Mabes Polri," ucap Iqbal.

Baca: PKS akan Terima Anies Baswedan Diduetkan dengan Prabowo Subianto, Asalkan Penuhi Syarat Ini

AKBP Sunario mengaku menolak kerja sama yang ditawarkan Kepolisian Republik Rakyat Tiongkok terkait Kantor Polisi Bersama di kawasan Ecology and Agriculture Forestry Industrial Park.

"Tadi pagi mereka berkunjung ke Ketapang dan singgah ke Polres. Dia mau ngajak kerja sama dan membawa contoh plakat. Itu yang beredar," jelas Sunario kepada Tribun melalui sambungan telepon, Kamis (12/7/2018) malam.

Lantaran bukan menjadi kewenangannya untuk bekerja sama dengan negara asing, kata Sunario, ia menolaknya.

"Saya bilang. Kalau mau kerja sama itu adanya di Mabes Polri, tidak bisa di Ketapang. Kalau sudah bekerja sama dengan Mabes Polri, baru," papar Sunario. (Dennis Destryawan)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help