Anies Ungkap Proyek Enam Ruas Tol Dalam Kota Diambil Alih Pemerintah Pusat

Anies mengatakan bahwa proyek tersebut dua bulan setelah dirinya terpilih langsung diambil alih oleh pemerintah pusat.

Anies Ungkap Proyek Enam Ruas Tol Dalam Kota Diambil Alih Pemerintah Pusat
Warta Kota/Yosia Margaretta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Kantor BPK perwakilan DKI Jakarta, Selasa (10/7/2018). 

GUBERNUR DKI Jakarta, Anies Baswedan mengakui bahwa Pemprov DKI Jakarta sudah berkomitmen untuk tidak meneruskan proyek enam ruas tol dalam kota.

Anies menyampaikan hal ini sudah diyakink dirinya sejak pada masa kampanyenya dulu dengan Sandiaga Uno.

"Memang, kami di dalam kampanye, kami tegaskan bahwa kita tidak akan meneruskan proyek 6 ruas dalam tol. Kampanye kita selesai 15 April. Kita menang," tutur Anies Baswedan, Jumat (13/7/2018).

Selanjutnya, Anies mengatakan bahwa proyek tersebut dua bulan setelah dirinya terpilih langsung diambil alih oleh pemerintah pusat.

"Lalu, proyek ini diambil alih oleh pemerintah pusat melalui Perpres Perubahan Nomor 58 tahun 2017. Tanggal 15 Juni 2017. Jadi, dua bulan sesudah pilkada selesai kemudian 6 ruas jalan tol itu menjadi proyek strategis nasional yang tidak lagi di bawah Pemda DKI," tutur Anies.

Dirinya pun sempat mempertanyakan apakah pengambilan alih ini apakah karena Gubernur yang baru, yakni dirinya yang menjabat.

Namun, Anies menegaskan bahw proyek tersebut buka diatas tanggung jawab Pemda lagi.

"Apakah ada hubungannya karena gubernurnya baru waktu itu dan gubernurnya berpandangan tidak usah meneruskan proyek 6 ruas jalan tol, lalu ini naik jadi program strategis nasional? Kita lihat aja. Tapi, wewenangnya kemudian diambil di pemerintah pusat jadi tidak lagi ada di pemerintah daerah," ujarnya.

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help