Home »

News

» Jakarta

Asian Games 2018

Selain Ganjil Genap, Berikut Kebijakan Lalu Lintas Selama Asian Games 2018

Rekayasa lalu lintas selama gelaran Asian Games 2018 kata kepala BPTJ bukan semata perluasan Ganjil Genap.

Selain Ganjil Genap, Berikut Kebijakan Lalu Lintas Selama Asian Games 2018
Warta Kota/Adhy Kelana
Sejumlah petugas Polantas tengah memasang spanduk sosialisasi perluasan nomor kendaraan ganjil genap di kawasan Cawang, Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Rabu (4/7). Sosialisasi ini dimulai sejak 2 Juli hingga 31 Juli 2018 mendatang. 

REKAYASA lalu lintas selama gelaran Asian Games 2018 diungkapkan Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartono bukan semata perluasan Ganjil Genap.

Terdapat tiga kebijakan terkait, antara lain Manajemen Rekayasa Lalu Lintas, Penyediaan Angkutan Umum dan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Barang

"Masyarakat perlu memahami bahwa kebijakan persiapan transportasi yang disiapkan pemerintah guna mendukung Asian Games 2018 di Jakarta tidak hanya ganjil genap, ada kebijakan lain yang terkait satu sama lain," jelasnya dalam siaran tertulis pada Kamis (12/7/2018).

Menurutnya, perluasan Ganjil Genap Asian Games 2018 yang berlaku sejak Senin hingga Minggu mulai dari pukul 06.00 WIB hingga 21.00 WIB itu katanya termasuk dalam Manajemen Rekayasa Lalu Lintas.

Rekayasa Lalu Lintas terdiri dari perluasan ganjil genap di Jalan Arteri DKI Jakarta, meliputi Jalan MH Thamrin, Jalan Sudirman, Jalan Gatot Subroto, Jalan Benyamin Sueb, Jalan Ahmad Yani, Jalan DI Panjaitan, Jalan S Parman, Jalan Rasuna Said, Jalan MT Haryono dan Jalan Metro Pondok Indah.

Selain itu juga diberlakukan kebijakan penutupan pintu tol dan buka tutup gerbang tol prioritas mulai dari pukul 06.00 WIB hingga 17.00 WIB dan pukul 12.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.

Penutupan pintu tol diprioritaskan untuk rute Wisma Atlet Kemayoran, Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Velodrome Rawamangun dan Cibubur.

Termasuk penyediaan lajur khusus di jalan tol bagi kendaraan pengangkut atlet dan angkutan umum bus.

"Kebijakan penyediaan angkutan umum ditujukan untuk menunjang mobilitas masyarakat terkait pembatasan kendaraan pribadi," jelasnya.

Sementara kebijakan terakhir meliputi Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Barang dengan cara membatasi angkutan barang golongan III, IV dan V pada ruas tol tertentu.

Ruas tol tersebut antara lain, Tol Cawang-Tomang-Pluit dan Tol Tomang-Kembangan mulai dari pukul 22.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB.

Khusus selama pelaksanaan Asian Games, pembatasan angkutan barang diperluas, meliputi Tol Cawang-Tanjung Priok, Tol Pelabuhan, Tol Cawang-TMII dan Tol Cawang-Cikunir.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help