Home »

News

» Jakarta

Kriminalitas

Polisi Tembak Kaki Kanan Penjambret di Stasiun Klender Baru

"Saat itu tiba-tiba dua orang datang ke arah korban kemudian handphone korban langsung dirampas oleh pelaku."

Polisi Tembak Kaki Kanan Penjambret di Stasiun Klender Baru
ISTIMEWA
Ilustrasi penjambretan ponsel. 

WARTA KOTA, CAKUNG --- Penjambret, Pulung Siska Purba (49) beraksi di Stasiun Klender Baru, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (12/7/2018).

Akibat aksinya itu, Pulung dihadiahi timah panas oleh polisi  tepat di kakinya. Saat itu, dia berusaha kabur ketika hendak ditangkap petugas.

Kanit Reskrim Polsek Cakung, AKP Tom Sirait mengatakan, peristiwa penjambretan itu sudah ditangani Polres Metro Jakarta Timur.

"Iya pagi, pelaku terpaksa dilumpuhkan. Keterangan selanjutnya ke Polres Jaktim," kata Tom saat dikonfirmasi, Kamis (12/7/2018).

Tom mengatakan, kejadian berawal saat korban bernama Adi Junairdi sedang menunggu kereta di Stasiun Klender Baru menuju stasiun Jakarta Kota sambil bermain handphone.

Baca: Kepala UPK Kota Tua Pusing Kasus Penjambretan Pejabat Kementerian PUPR

"Ketika itu korban yang tengah asik bermain hanphone menjadi sasaran pelaku. Saat itu tiba-tiba dua orang datang ke arah korban kemudian handphone korban langsung dirampas oleh pelaku," katanya.

Usai mengambil handphone pelaku bergegas kabur menyeberangi rel. Korban kemudian berteriak 'jambret'.

Teriakan tersebut didengar oleh warga dan anggota buser Polsek Cakung yang saat itu sedang berjaga di Stasiun Klender Baru dalam rangka antisipasi kerawanan kejahatan.

Anggota Buser bersama petugas petugas keamanan Stasiun Klender Baru mengejar kedua orang tersebut.

Baca: Pelaku Penjambretan Ponsel Jadi Korban Amuk Massa karena Tertangkap

Lalu, petugas memberi tembakan peringatan ke udara. Akan tetapi diabaikan oleh kedua penjambret tersebut.

Lantas, petugas melepas tembakan ke arah kaki salah satu pelaku. Purba pun merasakan timah panas di kaki kanannya.

Dari penangkapan tersebut polisi mengamankan barang bukti berupa handphone milik korban seharga Rp 2,7 juta.

Purba terancam Pasal 363 KUHP  tentang pencurian  dengan pemberatan. Ancaman hukumannya 5 tahun penjara. 

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help