Home »

News

» Jakarta

Polda Metro Jaya Periksa Bekas Kepala Dinas Pendidikan DKI Terkait Dugaan Korupsi Rehab 119 Sekolah

Pemeriksaan itu pun dibenarkan oleh Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Bhakti Suhendarwan.

Polda Metro Jaya Periksa Bekas Kepala Dinas Pendidikan DKI Terkait Dugaan Korupsi Rehab 119 Sekolah
Agustin Setyo Wardani
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat didampingi Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Arie Budhiman dan Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Adrianto dalam kegiatan Jakarta Robotics 2015 di Gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta, Senin (19/10). 

DIREKTUR Kriminal Khusus Polda Metro Jaya memeriksa mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta Sopan Adrianto, Kamis (12/7/2018).

Pemeriksaan tersebut terkait dugaan korupsi rehabilitasi 119 sekolah dengan anggaran Rp 191 miliar.

Sopan hadir sekira pukul 09.51 di ruang Ditreskrimsus PMJ. Kedatangannya yang kini menjabat di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) DKI itu terpantau dalam buku tamu.

Baca: Tidak Boleh Potong Hewan Kurban di Venue Berkuda, Anies Baswedan Minta Warga Maklum

Pemeriksaan itu pun dibenarkan oleh Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Bhakti Suhendarwan.

“Iya betul (ada pemanggilan Sopan),” kata Bhakti ketika dikonfirmasi.

Menurut Bhakti, pemeriksaan tersebut untuk mengklarifikasi proyek rehabilitasi 119 sekolah di DKI tersebut.

Baca: Wiranto: Cawapres Jokowi Harus Paham Betul Cara Beliau Mengelola Negeri Ini

"Pemanggilan untuk klarifikasi. Iya (proyek rehabilitasi sekolah)," ujarnya.

Sebelumnya, Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (PMJ) akan menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam kasus dugaan korupsi proyek rehabilitasi sekolah di DKI Jakarta. Anggaran proyek tersebut mencapai Rp 191 miliar.

“Nanti kalau sudah ditentukan baru nanti dihitung (kerugian negara). Bisa BPK, bisa Inspektorat, bisa BPKP. Yang penting sesuai putusan MK (Mahkamah Konstitusi) Nomor 25 Tahun 2016 kerugian negaranya nyata dan pasti," jelas AKBP Bhakti Suhendrawan, Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus PMJ, ketika dikonfirmasi, Selasa (10/7/2018).

Baca: Warung Mi Ayam Milik Terduga Teroris di Depok Selalu Ramai Pembeli

Untuk penghitungan kerugian tersebut, akan dilakukan setelah pihaknya menentukan unsur pidana dalam kasus itu, seperti yang dikatakan oleh Dirreskrimsus Kombes Adi Deriyan, pihaknya masih melakukan penghitungan kerugian tersebut.

"Proses lidik masih berjalan. Kerugian nanti itu dihitung oleh tim auditor ya," ucap Adi.

Anggaran proyek rehab berat 119 sekolah dari tingkat SD, SMP, dan SMA, mencapai Rp 191 miliar, menggunakan APBD 2017 yang dianggarkan Suku Dinas Pendidikan masing-masing di DKI Jakarta. Rehabilitasi berat tersebut berupa perbaikan pagar, plafon, kusen, dan lainnya. (*)

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help