Home »

News

» Jakarta

Pak Anies! Dugaan Pakai Keramik 'Butut' di Kasus Rehab Sekolah Tak Diperiksa

INSPEKTORAT Pemprov DKI Jakarta ternyata belum mengklarifikasi PT Mulia Keramik Indahraya terkait dugaan korupsi rehab berat sekolah.

Pak Anies! Dugaan Pakai Keramik 'Butut' di Kasus Rehab Sekolah Tak Diperiksa
WARTA KOTA/THEO YONATHAN SIMON LATURIUW
Tim Inspektorat tengah menghitung volume pemasangan keramik di SDN Duri Utara 05/06 Jakarta Barat. Namun, sampai saat ini Inspektorat belum mengecak apakah yang dipasang benar keramik KW 1 atau keramik KW 2. 

INSPEKTORAT Pemprov DKI Jakarta ternyata belum mengklarifikasi PT Mulia Keramik Indahraya terkait dugaan kerugian negara dalam proyek rehab berat sekolah tahun 2017.

Proyek rehab berat sekolah 2017 juga kini sedang diselidiki dugaan korupsinya oleh Polda Metro Jaya.

PT Mulia Keramik Indahraya mesti diklarifikasi lantaran ada dugaan PT Murni Konstruksi Indonesia (pelaksana proyek) menggunakan keramik KW 2 di beberapa sekolah.

PT Murni Konstruksi Indonesia mengaku memesan keramik itu secara khusus dari PT Mulia Keramik Indahraya.

Seharusnya sesuai perjanjian yang digunakan adalah keramik KW 1.

Padahal Inspektorat DKI diketahui sudah turun memeriksa proyek Rehab berat sekolah 2017 nyaris selama 2 bulan.

Pemeriksaan ke lapangan diketahui dimulai pada 17 Mei 2018 dan selesai dalam 14 hari berikutnya.

Tapi sampai pertengahan Juli 2018, belum jelas seperti apa laporannya ke Gubernur DKI, Anies Baswedan.

Marketing PT Mulia Ceramics Indahraya, Hokiono, mengatakan pihaknya sama sekali belum dipanggil untuk diperiksa oleh Inspektorat Pemprov DKI maupun Polda Metro Jaya.

Namun, Hokiono membenarkan PT Murni Konstruksi Indonesia memang memesan keramik ke PT Mulia Ceramics Indonesia.

Halaman
123
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help