Home »

News

» Jakarta

Ngetem di Jalur Sepeda Melawai, 6 Sopir Angkot Dihukum Push Up

Seenaknya memarkir mobilnya menutupi lajur sepeda, enam sopir angkot KWK S-01 dihukum push up.

Ngetem di Jalur Sepeda Melawai, 6 Sopir Angkot Dihukum Push Up
Warta Kota/Feryanto Hadi
Ngetem di jalur sepeda Jalan Melawai, enam sopir angkot dihukum push up oleh petugas Dishub DKI. 

SEBANYAK yak enam sopir angkot KWK S-01 (Blok M-Pondok Labu) mendapatkan hukuman push up dari petugas Dinas Perhubungan.

Mereka sebelumnya tertangkap basah ngetem di Jalur Sepeda Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2018).

Meski tenaga tak kuat, mereka berusaha menyelesaikan hukuman itu ketimbang angkotnya diderek dan mereka berhenti narik.

Kasudin Perhubungan Jakarta Selatan, Christianto mengatakan, hukuman push up merupakan bentuk hukuman sosial agar para sopir jera mengulangi perbuatannya.

"Supaya mereka nggak ngetem lagi di jalur sepeda, karena itu menyalahi aturan," kata Christianto.

Sejatinya para sopir itu sadar pelanggaran yang dilakukan. Namun, mereka selalu mengambil kesempatan untuk ngetem jika tidak ada pertugas dishub yang berjaga.

"Mereka dan petugas selalu kucing-kucingan. Kalau nggak ada yang jaga, ya mereka ngetem," ujarnya.

Kepala Seksi Pengendalian Operasional Sudin Perhubungan Jakarta Selatan Edy Sufaat menambahkan, selain menghukum para sopir angkot, pihaknya juga melakukan penindakan terhadap sejumlah pelanggar perda perparkiran.

"Untuk kawasan Jalan Melawai Raya operasi parkir liar berdasarkan aduan masyarakat, Kegiatan operasi parkir liar akan rutin ditingkatkan menjelang Asian Games 2018 di sejumlah titik di Jaksel," ungkapnya.

Hasilnya selama dua hari operasi parkir liar di Kawasan Kelurahai Melawai, ada tujuh kendaraan diderek, 10 kendaraan milik ojek online digembosin serta sejumlah taksi dihalau pergi.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help