Home »

Depok

Jauhkan Depok dari Kota Intoleran Menjadi Kota Pancasila

Menurut pengamat dan pemerhati Kota Depok, Novi Anggriani Munadi, bisa membuat citra Kota Depok adalah sebagai kota intoleran.

Jauhkan Depok dari Kota Intoleran Menjadi Kota Pancasila
WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU
Rumah terduga teroris depok. 

WARTA KOTA, DEPOK----Densus 88 mengamankan lima orang terduga teroris dari Depok.

Sebelumnya, menjelang Pilgub Jawa Barat beberapa waktu lalu, kepolisian juga menembak dua orang terduga teroris di Depok.

Depok juga pernah dinilai sebagai kota intoleran di Jawa Barat.

Baca: Ada Lima Warga Depok Yang Diciduk Densus 88

Belum lagi pernah juga buku berbau radikalisme masuk sekolah dan banyak siswa yang tidak hafal Pancasila.

Menurut pengamat dan pemerhati Kota Depok, Novi Anggriani Munadi, bisa membuat citra Kota Depok adalah sebagai kota intoleran.

Karenanya semua pihak, pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan, di Depok mesti bersatu menghilangkan citra buruk yang mulai berkembang itu.

Baca: Wow, Satu Bangku Sekolah Negeri di Depok Seharga Rp5 Juta sampai Rp10 Juta

"Sehingga tidak bisa tidak harus mewujudkan Depok sebagai Kota Pancasila, untuk melindunginya," kata Novi, Rabu (11/7/2018) malam.

Depok sebagai Kota Pancasila, kata Novi, dapat diwujudkan di antaranya dengan pendidikan yang tidak terinfiltrasi oleh ideologi-ideologi radikal.

“Mesti dibuat proteksinya seperti di sekolah-sekolah di Depok dengan mengajarkan dan mempraktekkan keragaman serta solidaritas atau toleran," kata Novi yang juga politisi PDIP ini.

Novi mengatakan, Depok sebagai Kota Pancasila bukan hanya untuk melawan paham fundamentalis.

Baca: Calo PPDB Depok Gentayangan, 1 Bangku Rp 4 Jutaan

Akan tetapi juga meningkatkan kesejahteraan ekonomi atau mengurangi kesenjangan materi antar warganya.

“Seperti yang dikatakan Bung Karno, kalau Pancasila dapat diperas menjadi Trisila yakni sosio kebangsaan atau nasionalisme, sosio kerakyatan atau demokrasi dan berketuhanan. Dapat diintisarikan lagi menjadi Ekasila yakni gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” kata Novi.

“Dengan ini semoga Depok kedepan adalah kota yang bersahabat dengan landasan gotong royong," kara Sekretaris Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) DPC PDIP Depok tersebut.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help