Home »

News

» Jakarta

Dijadikan Kantor, Rumah di Kebon Bawang Dibongkar Paksa

Sebuah bangunan di Jalan Kebon Bawang XV A No. 6 RT 06/RW 01, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (12/7) dibongkar.

Dijadikan Kantor, Rumah di Kebon Bawang Dibongkar Paksa
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Petugas membongkar sebuah bangunan di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara karena menyalahi aturan. 

SEBUAH bangunan di Jalan Kebon Bawang XV A No. 6 RT 06/RW 01, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (12/7) dibongkar.

Pembongkaran dilakukan karena izin bangunan yang awalnya rumah, malah difungsikan sebagai kantor.

Dalam kesempatan itu, sebanyak 45 petugas gabungan yang terdiri dari personel Satpol PP, Koramil, Polisi, Garnisun, hingga tenaga bongkar muat mendatangi lokasi.

Petugas membongkar sebuah bangunan di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara karena menyalahi aturan.
Petugas membongkar sebuah bangunan di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara karena menyalahi aturan. (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

Petugas langsung membongkar dinding bangunan dengan menggunakan jack hammer.

Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Jakarta Utara Siti Mulyani mengatakan pihaknya sudah memperingatkan pemilik bangunan untuk mengubah perizinan ke PTSP Jakarta Utara namun tidak diindahkan.

Sesuai dengan prosedur, pihaknya sudah memberikan surat peringatan, surat segel hingga surat bongkar.

Hanya saja selama itu pula tidak ada itikad baik sehingga diambil tindakan pembongkaran.

“Kita sudah arahkan pemiliknya untuk membuat perubahan, izin perubahan kantor, tapi udah di-follow up nggak ada tindak lanjut akhirnya dibongkar. Kita kan nggak asal bongkar, kita arahkan dulu warga untuk mengubah izinnya,” ucap Siti.

Siti menilai bangunan tersebut telah menyalahi aturan karena dari yang seharusnya rumah malah menjadi kantor.

Alhasil bangunan dua lantai dengan ukuran 9 meter x 14 meter, tersebut dibongkar paksa oleh petugas.

“Dia izinnya rumah tinggal satu unit padahal kenyataannya dijadikan kantor tiga unit. Bentuknya rumah tinggal dan kantor kan beda ya, jadi yang kami bongkar itu sekat-sekatnya. Kalau kantor kan ada sekatnya beda dengan kamar,” ungkapnya.

Menurut Siti sebenarnya pendirian kantor di lokasi tersebut tidak menyalahi aturan karena sudah sesuai dengan Keterangan Rencana Kota (KRK).

Hanya saja yang bersangkutan tidak mengurus pendirian bangunan sesuai dengan ketentuan.

“Tadi sih dia bilang, dia mau buat setelah izin dapat. Gitu lah warga Jakarta Utara, ditindak dulu baru mau patuh. Makanya kita kasih kesempatan dia untuk mengurus izin karena memang bisa diizinkan,” sambungnya. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help