Bawa Air Softgun, Saputra dan Rahmat Akhirnya Terkapar dengan Timah Panas

Dua perampok bermodalkan air softgun akhirnya terkapar setelah mendapatkan timah panas di kakinya.

Bawa Air Softgun, Saputra dan Rahmat Akhirnya Terkapar dengan Timah Panas
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Bermodalkan air softgun, Roy Saputra (42) dan Rahmat Hansah (37) bisa merampok toko ponsel di Jakarta Barat. Mereka saat ini meringkuk di tahanan. 

WARTA KOTA, KEMBANGAN----Bermodalkan air softgun, Roy Saputra (42) dan Rahmat Hansah (37) bisa merampok toko ponsel di Jakarta Barat.

Akan tetapi, ketika akan beraksi kembali, pasangan perampok ini pasrah dan menyerah saat mendapatkan bonus timah panas dari anggota Polsek Kembangan.

Baca: Pelaku Perampokan Sepeda Tidak Tahu Harga Sepeda Rp 35 Juta Dijual Hanya 1 Juta

"Kami terpaksa lepaskan timah panas karena kedua pelaku ini melawan petugas dengan cara todongkan air softgunnya ke wajah anggota yang ingin menangkapnya," kata Kapolsek Kembangan Komisaris Supriadi, Rabu (11/7/2018).

Supriadi mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan karena pengakuan mereka sudah melakukan aksi perampokan sebanyak tiga kali.

Baca: Motor Nabrak Pembatas Jalan, Perampokan di Bekasi Gagal

"Cukup menodongkan air asoftgun itu ke korban sehingga korban pun pasrah. Makanya kami juga mendalami dulu kasus ini, dilakukan kedua pelaku tersebut. Pasalnya, sudah ketiga kalinya mereka beraksi," katanya.

Kanit Reskrim Polsek Kembangan Inspektur Satu Dimitri Mahendra mengatakan, kalau aksi kedua pelaku itu terbongkar usai polisi melakukan patroli wilayah rutin.

"Kami mendengar ada suara jeritan histeris di sekitaran Jalan Srengseng Raya, Kembangan, Jakarta Barat. Ternyata, ada perampokan toko ponsel di sana dan pelakunya ada dua. Pas di lokasi ada kami sedang patroli kemarin malam," katanya.

Baca: Jebol Kantor Pegadaian, Komplotan Perampok Ini Berhasil Gasak Rp1,9 Miliar

Tiga orang petugas toko, Hamid, Kholis, serta Ady, menjadi ketakutan. Ketiganya kemudian kabur meninggalkan toko ponsel itu.

"Para pelaku ini dengan mudah menggasak isi toko ponsel itu. Saat kami ke lokasi dua orang ini bertopeng dan menodongkan pistolnya ke arah petugas sambil ingin kabur. Kami kala itu terpaksa hadiahi mereka timah panas," katanya.

Kini akibat perbuatannya, keduanya terancam hukuman penjara diatas tiga tahun lantaran telah dianggap melanggar pasal 365 KUHP Tentang Pencurian dan Kekerasan. (bas)

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved