Polisi Kendorkan Pengawasan karena Dianggap Aman, Pemalakan di Ancol Muncul Lagi

Namun demikian, pihaknya tidak bisa memastikan kapan para pemalak tersebut bisa ditangkap.

Polisi Kendorkan Pengawasan karena Dianggap Aman, Pemalakan di Ancol Muncul Lagi
ISTIMEWA
ILUSTRASI 

AKSI pemalakan seorang penumpang taksi online di depan pintu masuk barat Ancol Taman Impian, Pademangan, Jakarta Utara, akibat kendornya pengawasan.

“Jadi gini, itu kan dulu sudah kita bersihkan, kita anggap aman, jadi kita sedikit agak kendor. Tapi tetep kita patroli, tapi rupanya sekarang muncul lagi,” kata Kapolsek Pademangan Kompol Sri Suhartatik, Rabu (11/7/2018).

Menyikapi adanya aksi pemalakan itu, jajaran Polsek Pademangan akan menindak para pelaku. Sebab, tindakan mereka tidak dibenarkan dan meresahkan masyarakat.

Baca: Penumpang Taksi Online Dipalak di Depan Pintu Masuk Ancol, Bau Alkohol Tercium dari Mulut Pelaku

“Makanya itu sekarang jadi TO (target operasi) pertama lagi buat kita. Kegiatan premanisme di mana-mana pastinya enggak wajar,” tuturnya.

Namun demikian, pihaknya tidak bisa memastikan kapan para pemalak tersebut bisa ditangkap. Sedangkan untuk pengamanan di lokasi, pihaknya memastikan sesuai prosedur.

“Kalau kita prediksi berapa lamanya, kita enggak bisa mengatakan berapa lama ya. Pokoknya setiap memang ada gelagat seperti itu, kita langsung tindak lanjuti, terus langsung kita amankan,” tegasnya.

Sebelumnya, penumpang taksi online bernama Adi (27) menjadi korban pemalakan di depan pintu masuk barat Ancol Taman Impian, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (10/7/2018). (*)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved