Pemkot Tangerang Ingin Sederhanakan Birokrasi Lewat E-Government

Pemkot Tangerang berencana mengintegrasikan secara penuh sistem electronic government (e-government) yang selama ini telah terbangun.

Pemkot Tangerang Ingin Sederhanakan Birokrasi Lewat E-Government
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah memimpin rapat dalam optimalkan layanan publik, Tangerang gagas Integrasi E-Government, Rabu (11/7/2018) 

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tangerang berencana mengintegrasikan secara penuh sistem electronic government (e-government) yang selama ini telah terbangun.

Hal ini dimaksudkan untuk lebih mengefektifkan pelayanan publik di kota berjuluk Seribu Industri Sejuta Jasa ini.

"Intinya kami ingin menyederhanakan proses birokrasi yang ada dengan mengintegrasikan semua aplikasi yang telah terbangun," ujar Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah saat memimpin Rapat Integrasi E-gov, Selasa (10/7/2018) malam.

"Dan semua berkas harus segera didigitalisasikan," ucapnya.

Baca: Kotak Kosong Unggul dari Arief Wismansyah-Sachrudin di TPS Tempat Tinggal Gubernur Banten

Baca: Kota Tangerang Dinilai Berhasil Terapkan E-Government

 Arief juga menjelaskan bahwa integrasi sistem e-gov menjadi jawaban atas berbagai persoalan yang dihadapi selama penerapan sistem smart city di Kota Tangerang.

 "Ini merupakan hasil dari evaluasi yang telah kami lakukan terhadap berbagai aplikasi yang telah terbangun," kata Arief.

 Selama ini, menurut Arief proses administrasi keuangan contohnya, memerlukan proses yang panjang dalam hal perencanaan, penganggaran dan juga proses pencairannya.

 "Jadi selama ini terkesan lama karena proses input datanya yang berulang belum lagi proses verifikasinya," ungkapnya.

Baca: Pesan Jokowi di HUT ke-72 Bhayangkara: Buang Budaya Koruptif

Baca: Hadapi Keluhan Orangtua karena PPDB Bermasalah, Wanita Ini Tak Pulang Sejak Jumat Pekan Lalu

Demikian pula dengan pelayanan publik, baik itu terkait pendidikan, kesehatan maupun perizinan dan administrasi kependudukanm Arief berharap kedepan hanya cukup satu aplikasi yang terintegrasi yang bisa memudahkan akses masyarakat terhadap layanan publik yang ada.

"Jadi enggak perlu lagi bawa foto copy KTP atau KK, atau berkas lain, karena semuanya itukan sudah ada di database jadi tinggal tarik aja datanya," imbuh Arief.

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help