Menuduh Korban Remas Buah Dada Temannya, Pengemudi Ojek Online Rampok Pemotor

Kemudian untuk memastikan kebenarannya, pelaku mengajak korban menemui Desi dan Ketua RT setempat.

Menuduh Korban Remas Buah Dada Temannya, Pengemudi Ojek Online Rampok Pemotor
WARTA KOTA/MOHAMAD YUSUF
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta 

ARIF (21), pengemudi ojek online dan rekannya, Stofian (22), merampok pengendara sepeda motor Honda Vario B 4590 BCH di Jalan DR Soetomo Raya, Kelurahan Karang Timur, Tangerang, Senin (9/7/2018).

Modusnya, Arif dan Stofian menuduh korban bernama Alif Jaka Taufik Ramadan, telah meremas payudara teman mereka.

“Saat itu korban sedang dalam perjalanan pulang ke rumah setelah membeli pulsa, mengendarai motor Honda Vario merah, B 4590 BCH. Tiba-tiba korban dipepet oleh sepeda motor yang dikendarai oleh pelaku, Stofian dan Arif,” ungkap Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta ketika dikonfirmasi, Rabu (11/7/2018).

Baca: Deddy Mizwar: Saya Hanya Menyiapkan Kemenangan

Lalu, lanjutnya, saat korban berhenti, Stofian langsung berteriak, ‘Lo anak komunitas Vario ya?’

"Bukan bang," bantah korban.

“Tapi pelaku langsung menuduh, bahwa korban telah meremas payudara rekannya bernama Desi oleh orang dari komunitas Vario,” kata Nico.

Baca: Cuma Ada Calon Tunggal, Warga Desa Parahu Nilai Pemilihan Bupati Tangerang Kurang Seru

Kemudian untuk memastikan kebenarannya, pelaku mengajak korban menemui Desi dan Ketua RT setempat. Namun, di tengah jalan, kedua pelaku justru merampok korban.

“Kedua pelaku mengambil ponsel korban merek VIVO Y53 warna gold dan mengancam sambil mengatakan ‘Lo tunggu di sini jangan kabur! Kalo kabur gua cari lo, kalo ketemu gua keroyok’,” papar Nico menirukan ucapan pelaku.

Korban pun tak berkutik. Seluruh harta bendanya ia serahkan, dan kedua pelaku kabur. Lalu korban langsung melaporkan ke pihak kepolisian.

Baca: HUT ke-491 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Denda Keterlambatan Bayar Pajak Kendaraan Bermotor

“Mendapatkan laporan tersebut, kami langsung bertindak. Ada tiga pelaku yang berhasil kami tangkap. Arif, Stofian, dan Karno (34) sebagai penadah,” jelasnya.

Stofian dan Karno dihadiahi timas panas oleh petugas karena melawan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal 365 KUHP tentang Tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan atau pertolongan jahat, serta Pasal 480 KUHP tentang penadahan. (*)

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved