KPKP Minta Warga Ikhlas Ikuti Aturan Radius 1 Kilometer dari Arena Asian Games, Berkurban di RPH

Dinas KPKP melakukan sosialisasi soal radius 1 kilometer dari arena pacuan kuda harus bebas dari pemotongan hewan.

KPKP Minta Warga Ikhlas Ikuti Aturan Radius 1 Kilometer dari Arena Asian Games, Berkurban di RPH
Warta Kota/Joko Supriyanto
Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP) DKI Jakarta memberikan sosialisasi terkait pengendalian dan pemotongan hewan radius 1 kilometer dari pacuan kuda Pulomas dalam hal pemotongan hewan kurban, Rabu (11/7/2018). 

WARTA KOTA, PULOGADUNG---Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan (KPKP) DKI Jakarta memberikan sosialisasi terkait pengendalian dan pemotongan hewan radius satu kilometer dari arena pacuan kuda Pulomas dalam hal pemotongan hewan kurban.

Sosialisasi tersebut dihadiri sebanyak 50 pengurus masjid dari dua kecamatan yang masuk dalam radius satu kilometer dari arena Asian Games yang bertempat di equestrian venue Pulomas, Rabu (11/7/2018) siang.

Baca: Sandiaga Uno Puas Melihat Perkembangan Proyek Pembangunan Veldrome dan Arena Pacuan Kuda

Kepala Dinas KPKP, Darjamuni, meminta masyarakat agar dapat mematuhi dan mengikhlaskan demi menyukseskan acara akbar ini.

Pasalnya perlombaan di equestrian sudah mendapatkan izin penyelenggaraan secara internasional.

Baca: Penertiban Kawasan Pacuan Kuda Pulomas Libatkan 600 Personel Gabungan

"Kami mohon ke ikhlaskan bapak ibu untuk mengikuti aturan yang sudah kami kontrak dengan panitia internasional. Ini juga sebagai bentuk untuk menyukseskan acara ini," kata Darjamuni.

Darjamuni mengatakan, jika pada 26 Maret 2018, komisi Eropa menyetujui dan lokasi equestrian memenuhi syarat dalam perlombaan ini atau mendapatkan sertifikat IDFZ atau zona bebas penyakit berkuda.

Akan tetapi ada beberapa syarat yang harus dipenuhi terkait pengendalian dan pemotongan hewan kurban.

Baca: Tidak Boleh Potong Hewan Kurban di Venue Berkuda, Anies Baswedan Minta Warga Maklum

Hal itu secara sah diakui internasional oleh organisasi kesehatan hewan dunia.

Terlebih Jakarta Timur memiliki arena Asian Games, yakni equestrian park yang nantinya ada 130 kuda dari 18 negara yang nanti pada akhir Juli akan datang ke equestrian park.

"Komisi Eropa menyetujui dan memenuhi persyaratan dengan catatan bahwa disekitar tempat ketangkasan berkuda radius satu kilometer harus dilakukan pengendalian tempat penampungan dan pemotongan hewan korban. Ini bukan kaitan agama tapi ini untuk menyelengarakan serta menyukseskan Asian Games," katanya.

Menurut Darjamuni, pihaknya akan melakukan pengawasan ketat disekitar radius satu kilometer sekitar equestrian park.

Baca: Terbiasa, Nikita Willy Lihat Langsung Pemotongan Hewan Kurban

Nantinya menjelang acara berlangsung akan ada pengawasan yang dilakukan oleh pihak internasional.

Mereka akan mendata temuan-temuan di lapangan sehingga jangan sampai ada temuian yang membuat nama Indonesia tidak baik.

"Nanti ada pihak orang Jerman akan keliling dan kelilingnya itu juga tidak mau diantar oleh kami. Keliling sendiri. Begitu ada temuan, akan dilaporkan. Untuk itu jangan sampai satu cabang olahraga akan memberikan dampak kepada event Asian Games," katanya.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help