Piala Dunia 2018

John Stones Tidak Mau Bicara Final Piala Dunia

Mimpi itu kini tinggal selangkah lagi bagi Stones. Inggris untuk pertama kali ke semifinal Piala Dunia dalam 28 tahun terakhir.

John Stones Tidak Mau Bicara Final Piala Dunia
Getty Image/juara.net
John Stones 

TAMPIL di final Piala Dunia menjadi mimpi setiap pemain sepak bola, termasuk bek Timnas Inggris John Stones.

"Itu sesuatu yang selalu kamu mimpikan sejak kanak-kanak, tampil bersama Timnas Inggris di final Piala Dunia," ujar Stones, dalam wawancara dengan Sports Mail.

Mimpi itu kini tinggal selangkah lagi bagi Stones. Inggris untuk pertama kali berhasil tampil di semifinal Piala Dunia dalam 28 tahun terakhir.

Three Lions berhasil melangkah ke empat besar setelah mengalahkan Swedia (2-0) di babak perempat final Piala Dunia 2018.

"Sekarang kami sangat bersemangat untuk laga Kamis. Kami menantikan itu, dan kami mencoba mempersiapkan diri sebaik mungkin," ujar Stones.

Ditanya tentang peluang Inggris tampil di final Piala Dunia, seperti saat Piala Dunia 1966, 52 tahun silam, Stones tak mau berandai-andai.

Baca: Janji Harry Kane untuk Bocah Penderita Kanker

Pemain bek Manchester City itu mengatakan, pamali bicara soal laga final yang belum terjadi.

"Saya tidak ingin mendahului takdir karena kami belum mancapainya tetapi saya berharap itu bisa terjadi. Saya sudah kehabisan kata-kata saat membahas masalah ini," ujarnya.

Pemain berusia 24 tahun itu mengatakan, alih-alih berpikir soal laga final, para pemain saat ini fokus penuh kepada laga melawan Kroasia.

Prinsip yang selalu diterapkan oleh Pelatih Timnas Inggris Gareth Southgate kepada para pemainnya sejak awal Piala Dunia 2018.

"Berpikir bahwa kami hanya butuh satu laga lagi untuk mencapai final rasanya menggairahkan dan kami ingin meraihnya dengan kedua tangan kami sekaligus. Tapi, kami ingin fokus satu pertandingan di satu waktu. Itu saja cara kami untuk coba mendekatinya dan kami tak merasa terganggu sama sekali," ujarnya.

Berita Ini Juga Dimuat di KORAN SUPER BALL, Rabu (11/7/2018)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help