Piala Dunia 2018

Euforia Suporter Prancis Berujung Kerusuhan

Polisi menembakkan gas air mata ke kerumunan massa yang semakin tak terkendali karena melempar sejumlah benda ke arah petugas.

Euforia Suporter Prancis Berujung Kerusuhan
Mirorr
Suporter Prancis terlibat bentrokan dengan polisi 

EUFORIA yang melanda suporter timnas Prancis berujung kerusuhan.

Hal ini terjadi di Paris setelah Antoine Griezmann dan kawan-kawan meraih tiket final Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Rusia.

Prancis lolos ke partai puncak setelah menyingkirkan Belgia dalam pertandingan semifinal di Stadion Saint Petersburg, Selasa (10/7/2018) atau Rabu dini hari WIB.

Samuel Umtiti menjadi pahlawan kemenangan Les Bleus, julukan timnas Prancis, karena mencetak satu-satunya gol dalam laga tersebut.

Kemenangan tim besutan Didier Deschamps ini disambut dengan sangat meriah oleh suporter di Paris yang menyaksikan laga tersebut melalui televisi.

Mereka merayakan keberhasilan tim kebanggaannya dengan turun ke jalan.

Namun, suka cita yang melanda para suporter itu diluapkan dengan cara yang tidak benar karena mereka menimbulkan kerusuhan.

Baca: Inggris Diunggulkan Bursa Prediksi Mampu Kalahkan Kroasia

Ini membuat pihak keamanan Prancis harus turun tangan untuk menenangkan situasi.

Bahkan, polisi menembakkan gas air mata ke kerumunan massa yang semakin tak terkendali karena melempar sejumlah benda ke arah petugas.

Dikutip dari Football5star, massa juga merusak penghalang lalu lintas, pagar besi, hingga ada sofa yang diarak ke jalan-jalan yang berada di Monument Arc de Triomphe Perancis.

Situasi ini memaksa polisi mengerahkan kendaran lapis baja untuk membubarkan massa.

Memang, euforia melanda Prancis setelah negaranya berhasil menembus final Piala Dunia 2018.

Ini membuat mereka selangkah lagi mendekati prestasi tertinggi yang pernah diraih 20 tahun silam ketika Zinedine Zidane dkk untuk pertama kalinya membawa Prancis juara Piala Dunia 1998.

Selanjutnya, Prancis akan bertemu pemenang antara Inggris vs Kroasia yang baru akan bertarung pada Rabu (11/7/2018) atau Kamis dini hari WIB.

Duel memperebutkan gelar juara akan berlangsung di Luzhniki, 15 Juli 2018.

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help