Diancam Digugat Hotman Paris Terkait Malapraktik, Begini Jawaban Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat

Hotman Paris akan menggugat secara perdata dokter Hardi Susanto dan manajemen RS Grha Kedoya ke pengadilan.

Diancam Digugat Hotman Paris Terkait Malapraktik, Begini Jawaban Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat
Tangkapan layar Instagram @hotmanparisofficial
Hotman Paris dan seorang wanita muda usia 28 tahun yang diduga korban malapraktik oknum dokter sebuah rumah sakit di Jakarta Barat, saat berada di Kedai Kopi Johny Kelapa Gading Jakarta Utara, Minggu (1/7/2018). 

SEJAK menerima pengaduan adanya dugaan malapraktik dari seorang gadis cantik, pengacara ternama Hotman Paris Hutapea terus memviralkan kasus tersebut melalui akun Instagramnya @hotmanparisofficial.

Gadis cantik terduga korban malapraktik yang bernama Selvy, telah menunjuk kantor pengacara Hotman Paris sebagai kuasa hukumnya.

Selvy bersama Hotman Paris dan tim kuasa hukumnya telah melayangkan somasi dengan mendatangi langsung Rumah Sakit Grha Kedoya Jakarta Barat pada Selasa (10/7/2018).

Walau pihak rumah sakit mengakui adanya kesalahan dalam operasi yang dilakukan dokter Hardi Susanto terhadap Selvy, manajemen RS Grha Kedoya melimpahkan kesalahan tersebut kepada dokter yang bersangkutan.

Pertemuan kedua belah pihak tidak menghasilkan titik temu. Oleh sebab itu, Hotman Paris akan menggugat secara perdata dokter Hardi Susanto dan manajemen RS Grha Kedoya ke pengadilan.

Tidak hanya itu, Hotman Paris juga menyesalkan pengawasan instansi kesehatan terutama Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan Kementerian Kesehatan RI.

Bahkan, dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa sore, Hotman Paris akan menggugat instansi tersebut. Ancaman gugatan itu ditegaskan lagi melalui unggahan video dalam akun Instagramnya @hotmanparisofficial, Rabu (11/7/2018).

Hotman Paris menduga para pejabat di bidang kesehatan itu menikmati kenyamanan dalam jabatan sehingga lupa akan tanggung jawabnya terhadap warga negara.

"Sampai sekarang Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta belum bergerak. Keenakan lo dalam jabatannya ya. Gua gugat lho. Salam Hotman Paris," ujarnya sambil menunjukkan jari tangan kirinya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Weningtyas mengaku dirinya baru mengetahui soal adanya dugaan malapraktik tersebut melalui pesan WhatsApp pada Rabu pagi.

Sebagai tindak lanjut informasi yang diterimanya, Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat langsung terjun ke lapangan guna mendalami kasus itu.

"Dinas dan suku dinas kesehatan hari ini (Rabu) sudah turun ke lapangan untuk melakukan investigasi. Kalau ancaman gugatan itu saya baru tahu. Yang penting sekarang kami dalami dulu dugaan malapraktik ini, masalah gugatan itu lihat nanti karena kami dari Sudin kesehatan harus berkomunikasi dan berkoordinasi dulu," tutur Weningtyas kepada Warta Kota, Rabu. (M15)

Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved