Piala Dunia 2018

Dele Alli Sebut Laga Semifinal Jadi Uji Mental Timnas Inggris

Alli akan mendapat tugas penting di laga melawan Kroasia nanti, yakni menghentikan pergerakan Luka Modric.

Dele Alli Sebut Laga Semifinal Jadi Uji Mental Timnas Inggris
The Man Post
Dele Alli 

DELE Alli memperkirakan laga menarik ketika Inggris menghadapi Kroasia di semifinal Piala Dunia 2018, Kamis (12/7/2018) pukul 01.00 WIB.

Laga yang akan menjadi ujian kekuatan mental pasukan Three Lions.

Tak satu pun pemain dalam skuad Tiga Singa Inggris yang pernah merasakan tampil di laga semifinal turnamen utama internasional, kecuali mimpi buruk saat tersingkir oleh Islandia di perempat final Piala Eropa 2016 di Prancis.

"Itu pengalaman yang tak ingin diingat oleh satu pun dari kami. Namun, Gareth (Southgate, pelatih Timnas Inggris) memaksa kami menonton rekaman pertandingan itu lagi, untuk mengatasi trauma, dan mengambil pelajaran dari kesalahan pada laga itu. Dan, itulah yang membawa kami sampai di sini sekarang," ujar Alli, dalam wawancara dengan Sports Mail.

Pemain gelandang Tottenham Hotspur itu mengatakan, setelah melalui ujian demi ujian sejak dari putaran grup, hingga babak 16 besar dan perempat final, para pemain dalam skuad Timnas Inggris memahami pentingnya menjaga fokus hanya pada laga ke depan, dan tak berpikir lebih jauh dari itu.

"Sangatlah penting untuk terus menjaga energi positif," ujar Alli.

Baca: Janji Harry Kane untuk Bocah Penderita Kanker

Alli akan mendapat tugas penting di laga melawan Kroasia nanti, yakni menghentikan pergerakan pemain gelandang sekaligus playmaker pasukan Vatreni Luka Modric.

Tugas yang pernah diembannya ketika bermain untuk Spurs di dua pertemuan putaran grup Liga Champions musim lalu.

"Dia (Modric) adalah kekhawatiran bagi tim mana pun yang berhadapan dengannya. Dia seorang pemain kelas dunia, dan seseorang yang menyenangkan untuk ditonton. Tapi, kami percaya diri, kami pun memiliki cara sendiri untuk mengancam mereka," ujar Alli.

Ditanya soal persiapannya menghadapi laga penting melawan Kroasia, Alli mengungkapkan ritual yang biasa dijalaninya menjelang setiap laga, yakni berdoa agar bisa mencetak gol dan timnya menang, doa yang sama yang akan dibisikkannya di ruang ganti Stadion Luzhniki, Moskwa, dini hari nanti.

"Saya juga akan tetap memakai pelindung kaki yang saya pakai sejak umur 11 tahun, dan menempelkan plester di lutut kiri saya, buat berjaga-jaga. Ini memang agak-agak tahayul, tapi ya sudahlah," ujarnya.

Alli yang tampil dalam tiga laga Inggris selama di Piala Dunia 2018, itu mengatakan, dua tim memiliki gaya permainan yang mirip, sama-sama menyukai penguasaan bola dan bermain menekan.

Pemain berusia 22 tahun itu tak mengharapkan sebuah laga mudah menghadapi Kroasia, namun optimistis Inggris akan mampu mengatasi tantangan itu dan melangkah ke final.

Berita Ini Juga Dimuat di KORAN SUPER BALL, Rabu (11/7/2018)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help