Home »

Depok

Calo PPDB Depok Gentayangan, 1 Bangku Rp 4 Jutaan

Praktek percaloan bangku sekolah di Depok disebut-sebut meminta bayaran Rp 4 juta untuk mendapatkan satu bangku sekolah.

Calo PPDB Depok Gentayangan, 1 Bangku Rp 4 Jutaan
Tribunnews.com
Ilustrasi calo SIM

PRAKTEK percaloan penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk tingkat SMP dan SMA Negeri di Kota Depok ternyata masih marak dari tahun ke tahun.

Beberapa orangtua siswa yang anaknya terdepak dalam PPDB online mengaku ditawari satu jatah bangku di beberapa SMP atau SMA Negeri jika mau membayar sejumlah uang.

Salah satunya diungkapkan Wahyuni, warga Pancoran Mas, Depok, yang hendak memasukkan keponakannya ke SMP Negeri di Depok.

Menurutnya saat mengetahui keponakannya terdepak dari SMP Negeri pilihan yakni SMPN 1 dan 5, ada sejumlah pihak yang menawarkan bantuan untuk keponakannya agar dapat diterima di salah satu SMP Negeri tersebut.

"Syaratnya dengan mengeluarkan sejumlah uang, sekitar empat jutaan rupiah. Besaran uang itu, katanya termasuk murah atau dibawah pasaran bangku SMPN 1 Depok yang katanya Rp 8 Juta. Jadi itu sudah diskon untuk keponakan saya karena kenal dengan dia. Tapi setelah saya pikir-pikir, kami menolaknya," kata Wahyuni kepada Warta Kota, Rabu (11/7/2018).

Alasannya kata dia, orangtua keponakannnya bukanlah orang kaya dan hanya kelas menengah saja.

Selain itu, Wahyuni merasa apa yang dilakukan dengan membayar bangku sekolah negeri adalah hal yang salah karena berpotensi merebut hak siswa miskin.

"Walau kami berharap keponakan saya sekolah di SMP Negeri supaya gratis, tapi kami mikir juga kalau diminta membayar" kata Hariani.

Ia mengatakan dari sejumlah calo PPDB SMP dan SMA negeri di Depok, beberapa orang diketahui sudah memiliki jatah sebanyak satu atau dua bangku dari sekolah negeri tertentu.

"Jadi mereka tinggal menjualnya saja ke ortu siswa yang mampu dan mau bayar," katanya.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help