Sederhanakan Perizinan, Pemerintah Luncurkan OSS

Dalam OSS Lounge terdapat pelayanan mandiri, pelayanan berbantuan, pelayanan prioritas, konsultasi umum investasi, dan klinik berusaha.

Sederhanakan Perizinan, Pemerintah Luncurkan OSS
Istimewa
PARA Menteri Kabinet Kerja meresmikan Online Single Submission (OSS) di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Jalan Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018). 

DIBANGUN sejak Oktober 2017, Online Single Submission (OSS) akhirnya resmi diluncurkan para menteri di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Jalan Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat pada Senin (9/7/2018).

Dalam siaran tertulis, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menerangkan, OSS merupakan Layanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (PBTSE) yang berlaku di semua Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia.

OSS dapat di akses lewat Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di kantor pemerintahan maupun secara online di mana pun dan kapan pun. Melalui OSS, Izin berusaha akan didapat oleh pelaku usaha dalam waktu kurang dari satu jam.

PARA Menteri Kabinet Kerja meresmikan Online Single Submission (OSS) di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Jalan Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018).
PARA Menteri Kabinet Kerja meresmikan Online Single Submission (OSS) di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Jalan Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018). (Twitter @PerekonomianRI)

"Pelaksanaan OSS diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2018, merupakan upaya pemerintah dalam menyederhanakan perizinan berusaha dan menciptakan model pelayanan perizinan terintegrasi yang cepat dan murah, serta memberi kepastian," kata Darmin.

Lebih lanjutnya dijelaskannya, rancang bangun sistem berbasis Teknologi Informasi ini pada dasarnya dengan melakukan interkoneksi dan integrasi sistem pelayanan perizinan yang ada di BKPM atau PTSP Pusat (SPIPISE), PTSP daerah yang menggunakan sistem SiCantik Kemenkominfo.

Termasuk juga sistem dari berbagai Kementerian dan Lembaga penerbit perizinan, termasuk sistem Indonesia National Single Window (INSW), Sistem Adminisrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM, serta Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Negeri.

Uji coba konsep telah dilakukan di tiga lokasi, yaitu Purwakarta, Batam dan Palu. Sementara, operasional OSS dijelaskannya diselenggarakan di Kemenko Perekonomian dengan didukung INSW dan kementerian terkait lainnya.

"Namun ini hanya merupakan masa transisi sambil menyiapkan pelaksanaannya yang permanen di BKPM," tutupnya.

PELUNCURAN Online Single Submission (OSS) di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Jalan Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018).
PELUNCURAN Online Single Submission (OSS) di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Jalan Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018). (Istimewa)

Sementara itu, Kepala BKPM Thomas Lembong menjelaskan, sistem OSS merupakan pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha.

Bagi investasi atau kegiatan usaha yang sudah berjalan, selanjutnya dapat menyesuaikan perizinan berusahanya melalui Sistem OSS, baik untuk memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) ataupun perpanjangan atau perubahan izin usaha dan atau izin komersial.

"Saat ini Kemenko Perekonomian telah membuat OSS Lounge yang diharapkan dapat menjadi standar di semua PTSP. Dalam OSS Lounge terdapat pelayanan mandiri, pelayanan berbantuan, pelayanan prioritas, konsultasi umum investasi, dan klinik berusaha," jelasnya.

Satuan-satuan tugas untuk mengawal proses penyelesaian perizinan berusaha pun telah dibentuk di semua Provinsi. Sedangkan pembentukan Satgas di tingkat kabupaten atau Kotamadyajuga sudah hampir tuntas keseluruhannya, hanya tinggal menunggu pengesahannya di sejumlah kabupaten atau kotamadya.

PELUNCURAN Online Single Submission (OSS) di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Jalan Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018).
PELUNCURAN Online Single Submission (OSS) di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Jalan Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018). (Istimewa)

“PP-24/2018 ini merupakan milestone positif dan komprehensif untuk menyinkronkan regulasi perizinan di Pusat dan Daerah," tutupnya.

Hadir dalam peresmian sistem OSS ini antara lain Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo; Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso; Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo; Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara; Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly; Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.

Selain itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil; Menteri Pariwisata Arief Yahya; Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur; Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong; Kepala Staf Presiden Moeldoko; serta perwakilan menteri dan kepala lembaga lainnya. (*)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved