Pengusaha Hotel Menanti Data Resmi Asian Games 2018

Pengusaha perhotelan di Jakarta masih menanti data resmi seputar kontingen Asian Games 2018.

Pengusaha Hotel Menanti Data Resmi Asian Games 2018
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Logo Asian Games 2018 yang digelar pada Agustus mendatang dan beberapa cabang olahraga terlihat menghiasi bangunan dan pinggir jalan, Senin (9/7). 

KALANGAN pengusaha di Jakarta Barat turut mempertanyakan mengenai data resmi jumlah atlet, permintaan hiburan, serta makanan dan minuman yang diminati para atlet.

"Secara teknis, hotel kami belum buka karena masih proses perenovasian. Kami, juga belum dapat penjelasan apa-apa soal rencana wisata para peserta atlet Asian Games 2018, di Kota Tua. Meskipun kami juga telah memiliki ruang pamer dan galeri seni yang sudah difungsikan sejak beberapa bulan lalu," jelas Humas Artotel Taman Fatahillah, Yuli, Selasa (10/7/2018).

Sementara itu, Sekretaris Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (ASPIJA), Hanna mengatakan jika pihaknya ini belum ketahui betul mengenai Asian Games 2018, oleh Pemprov DKI Jakarta.

"Kalau soal hitung-hitungan bisnisnyamungkin tidak dulu ya. Lantaran, sampai sekarang kami belum menerima pemberitahuan apapun soal Asian Games dari pihak Pemprov DKI Jakarta," jelas Hanna.

Hanna menambahkan," Maka dari itu, kami tak punya gambaran. Kalau mau berbisnis kan kita mesti siapkan jauh jauh hari perihal target, dan profil pasarnya. Tetapi, tetap akan mendukung Pemprov DKI dalam menggelar pesta olahraga Asian Games. Malah, kami sedang persiapkan spanduk-spanduk, ornamen bernuansa betawi, menu makanan minuman, serta nuansa Asian Games di beberapa outlet kami," katanya.

Sementara itu, salah satu perusahaan di event organizer ternama seperti Ismaya, juga belum bisa berkomentar banyak, mengenai semarak Asian Games 2018.

"Sementara no comment dulu lah. Risiko biaya menggelar acara besar, tinggi. Perlu persiapan matang," papar Arman, salah satu komisaris di Ismaya.

Sementara itu Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi menerangkan, berjanji di momen Asian Games, sejumlah trotoar serta Kawasan Kota Tua harus bersih dari Pedagang Kaki Lima dan sampah.

"Semua jalan protokol dan trotoar harus bersih berhias terutama di Taman Fatahillah dan juga Kota Tua, kawasan mal hingga di sentra sentra perdagangan dan hiburan malam, terutama di Mangga Besar, dan Glodok," ujarnya.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved