Orang Tua Murid Keluhkan Sistem Zonasi PPDB Tidak Adil

Orangtua murid yang kecewa mengeluhkan sistem zonasi dalam PPDB di Bekasi yang dinilai tidak adil.

Orang Tua Murid Keluhkan Sistem Zonasi PPDB Tidak Adil
Warta Kota/Muhammad Azzam
Sejumlah orangtua mendaftarkan sekolah anaknya dalam pelaksanaan PPDB di Bekasi. 

SEJUMLAH orang tua di Kota Bekasi, Jawa Barat mengeluhkan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Sistem ini dinilai merugikan karena menghalangi siswa dengan nilai bagus mendapatkan sekolah yang diinginkan. Sebab, sistem zonasi memprioritaskan kedekatan rumah calon siswa dan sekolah.

Hal itu diungkapkan oleh Ruslan saat ditemui Wartakota, di SMPN 01 Kota Bekasi di Jalan Agus Salim, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, pada Selasa (10/7/2018).

Ruslan mengatakan dirinya kesal dengan sistem zonasi dikarenakan nilai NEM anaknya yang bagus tetapi tidak diterima di sekolah yang dituju.

"NEM anak saya 24, 8 ya rata-rata nilai 8. Masa kalah sama NEM yang kecil gara gara tambahan nilai zonasi yang gede," keluhnya.

"Kalau seperti ini tidak adil, bagi yang di Kelurahanny tidak ada sekolah gimana, kecil dong nilai tambah dari jalur zonasinya,"katanya lagi.

Ruslan mengatakan kalau ingin menggunakan sistem zonasi setiap kelurahan harus ada SMP.

"Ya gini jadinya, karena di kelurahan saya tinggal tidak punya sekolah. Otomatis harus daftar ke sekolah di kelurahan lain, ya kalah jadinya nilai anak saya dengan yang daftar di satu kelurahannya. Soalnya kan penambahan nilainya lebih besar kalau sekolahnya berada di satu kelurahan tempat ia tinggal," kata Ruslan.

Ruslan, bingung dan kesal anaknya tidak lolos di PPDB tahap kedua di jalur zonasi ini.

"Saya daftar ke SMP 32 pagi tadi, pas lihat siang nama saya sudah ke delate (hapus) karena kegeser. Ya itu karena kalah sama mereka yang rumahnya satu kelurahan bahkan satu RW dengan sekolahan. Mangknya ini saya coba datang ke SMPN 01 siapa tau bisa, ternyata engga bisa cuman dikasih kesempatan satu kali daftar untuk tahap kedua ini, katanta aturan begitu," ketus Ruslan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved